Mobil Listrik Nantinya Tidak Lagi Istimewa

Mobil listrik Wuling Air ev.
Mobil listrik Wuling Air ev.
Sumber :
  • VIVA/Yunisa Herawati

VIVA Otomotif – Berbagai upaya telah dijalankan pemerintah, untuk meningkatkan penggunaan mobil listrik di dalam negeri. Salah satunya yakni memberi kemudahan pada produsen, yang mau membuat kendaraan ramah lingkungan secara lokal.

Pemerintah juga telah menetapkan penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai atau Battery Electric Vehicle sebagai kendaraan dinas, sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2022.

Sejumlah insentif juga sudah disediakan, untuk mendorong penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai atau KBLBB. Di antaranya berupa PPnBM nol persen, pajak daerah maksimum 10 persen, uang muka minimum nol persen, serta tingkat bunga yang rendah.

Hyundai Ioniq 5

Hyundai Ioniq 5

Photo :
  • Dok: BOB

Insentif tersebut merupakan satu paket kebijakan dengan kebijakan KBLBB, sesuai Peraturan Presiden Nomor 55 tahun 2019 di mana pemerintah menargetkan pada 2035 ada satu juta kendaraan listrik roda empat atau lebih dan 3,22 juta kendaraan listrik roda dua beredar di Tanah Air.

Perlakuan spesial untuk mobil listrik juga diberikan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, melalui Peraturan Gubernur DKI Nomor 3 Tahun 2020 di mana isinya membebaskan kendaraan tersebut dari Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor atau BBNKB.

Halaman Selanjutnya
img_title