Ribuan SUV Mercedes-Benz Dipaksa ke Bengkel karena Berpotensi Kebakaran

Mercedes-Benz GLE-Class
Sumber :
  • Caranddriver

Jakarta, 15 April 2024 –  Mercedes-Benz resmi melakukan penarikan kembali atau recall untuk SUV GLE dan GLS. Total yang kena recall sebanyak 7.429 unit, penarikan karena alasan potensi kerusakan pada kabel harness 48 volt yang dapat menyebabkan kebakaran.

Jadwal Mobil SIM Keliling Jakarta dan Tangsel Minggu 26 Mei 2024

Seperti dikutip VIVA Otomotif dari Drive, Senin 15 April 2024, kendaraan yang terkena dampak tersebut merupakan model keluaran tahun 2019-2022. Pemberitahuan penarikan kembali tersebut diajukan ke Departemen Infrastruktur setempat.

"Karena masalah manufaktur, mur berulir yang menahan kabel harness 48 volt di bawah kursi pengemudi dapat menjadi longgar. Jika hal ini terjadi, maka dapat mengakibatkan hambatan listrik yang lebih tinggi dari biasanya di dalam harness, yang dapat menyebabkan kebakaran kendaraan,” ujar Departemen Infrastruktur.

Mengungkap Status Mobil Eks Mentan SYL yang Disembunyikan di Tanah Kosong

Pihak pabrikan asal Jerman ini menyebut kebakaran kendaraan dapat meningkatkan risiko kecelakaan, menyebabkan cedera serius atau kematian pada penumpang, pengguna jalan lain, hingga orang yang lewat, dan/atau kerusakan properti.

"Pelanggan yang terkena dampak telah diberitahu tentang kampanye penarikan ini," kata juru bicara Mercedes-Benz Australia.

Hyundai Indonesia Luncurkan Palisade Serba Hitam, Segini Harganya

Mercedes-Benz-GLS

Photo :
  • Carexpert

Pihak terkait juga telah merilis daftar lengkap nomor identifikasi kendaraan untuk 7.429 kendaraan yang terlibat dalam penarikan kembali tersebut. Mercedes-Benz menyarankan pemilik kendaraan yang terkena dampak untuk segera menghubungi diler resmi Mercedes-Benz.

Perbaikan ini sendiri tanpa dipungut biaya. Pemilik kendaraan tercantum juga dapat menghubungi nomor pusat bantuan pelanggan Mercedes-Benz. 

Sebelumnya pada Maret lalu, Mercedes-Benz telah menarik kembali lebih dari 116.000 SUV GLE dan GLS dari model tahun 2020 hingga 2024 karena masalah kelistrikan yang dapat memicu kebakaran di bawah kursi penumpang.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya