Susah Putus dari Facebook
- Reuters//Dado Ruvic/Illustration
"Privasi bukan sesuatu yang lazim dikenal masyarakat kita yang paling kepo lah satu sama lain," ujarnya.Â
Mengingat tren ke depan jual beli data demi kepentingan ekonomi akan makin lazim, untuk itu masyarakat harus dididik tentang pentingnya perlindungan data pribadi. Bahkan, menurutnya, jangan kaget saat perusahaan teknologi informasi mendapatkan informasi rahasia pengguna sekali pun.Â
Menurutnya, hikmah yang bisa diambil dari skandal Facebook menurutnya menjadi alarm sekaligus menjadikan momentum penting hadirnya aturan perlindungan data pribadi di Indonesia. Selanjutnya, masyarakat harus sadar datanya bisa dipakai pihak tertentu untuk kepentingan bermacam-macam.Â
Damar berpandangan, terhadap skandal #DeleteFacebook yang menjadi perhatian dunia itu, pemerintah Indonesia bagusnya memanggil Facebook dan meminta media sosial raksasa itu menghormati privasi warga Indonesia, melalui perjanjian tertulis.Â
"Singapura sudah melakukan itu kok kemarin, memastikan datanya tidak dipakai untuk kepentingan politik," ujarnya. (ren)