Ironi Dokter Terawan

DR. dr Terawan Agus Putranto dikeluarkan dari keanggotaan Ikatan Dokter Indonesia (IDI)
Sumber :
  • VIVA/Anhar Rizki Affandi

Malangnya nasib orang-orang cerdas di negeri ini

img_title Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden, Terawan: Siap Laksanakan Perintah

Banyak yang menyayangkan keputusan MKEK PB IDI. Sungguh malang nasib orang-orang cerdas yang punya ide cemerlang di Indonesia. Bukan cuma tak diakui, bisa dibilang kecerdasan dan penemuan mereka disia-siakan oleh pemerintah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain dr Terawan, hal serupa juga pernah dialami oleh Warsito Purwo Taruna. Jika Anda masih mengingatnya, Warsito adalah penemu alat pendeteksi kanker bernama Electrical Capacitance Volume Tomography (ECVT), dan alat terapi penderita kanker bernama Electro Capacitive Cancer Treatment (ECCT), yang prototipenya diincar Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) dan banyak pihak.

img_title Daftar Nama Penasihat Khusus Presiden Prabowo dan Bidang-bidangnya

Terapi Pengobatan Kanker ECCT Dr. Warsito.

Nasib doktor lulusan Teknik Elektro Shizuoka University, Jepang itu tak berbeda jauh dengan DR. Terawan. Tahun 2015 lalu, Kementerian Kesehatan RI meminta Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah untuk menertibkan klinik riset kanker yang dioperasikan PT Edwar Technology, dengan alamat di Jalan Jalur Sutra, Kavling Spectra 23 BC, nomor 10-12, Alam Sutera, Tangerang.

img_title Deretan Penasihat Khusus Prabowo, Ada Luhut, Dudung, hingga Terawan

Sebagai informasi, klinik tersebut memang mengembangkan temuan Warsito, yakni ECVT untuk mendiagnosis kanker dan ECCT untuk terapi kanker. 

Meski memiliki potensi namun dalam surat yang ditujukan kepada Wali Kota Tangerang dari Kementerian Kesehatan, dikatakan bahwa klinik tersebut harus ditertibkan lantaran PT Edwar Technology dinilai telah melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan tahapan proses penelitian yang sudah ditetapkan badan penelitian dan pengembangan Kemenkes. (ren)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dr. Warsito P. Taruno menunjukkan ECCT (Electro-Capacitive Cancer Theraphy) Brain dan ECCT Breast, hasil ciptaannya bersama tim CTECH Labs Edwar Technology Company di Alam Sutera, Tangerang Selatan, Banten.


 

Presiden RI Prabowo Subianto lantik Dudung Abdurachman sebagai Penasihat Khusus.

Dilantik Jadi Penasihat Khusus Prabowo, Segini Gaji yang Didapat Luhut hingga Terawan

Presiden Prabowo Subianto telah melantik Luhut Binsar Pandjaitan hingga Terawan Agus Putranto sebagai Penasihat Khusus Presiden.

img_title
VIVA.co.id
22 Oktober 2024
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut