E-KTP Tercecer Berbuntut Masalah

Ilustrasi e-KTP
Sumber :
  • Istimewa

VIVA – Sebulan menjelang hari pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah serentak 2018, publik dikejutkan dengan insiden tercecernya kartu tanda penduduk berbasis elektronik atau e-KTP. Ribuan keping e-KTP  “berserakan” di Jalan Simpang Salabenda Desa Parakan Jaya, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Sabtu siang, 26 Mei 2018.

img_title Digugat Paulus Tannos, Begini Respons Santai KPK

Selain di Jalan Simpang Salabenda, ribuan e-KTP juga ditemukan tercecer di Jalan Raya Sawangan, Depok. Jatuhnya beberapa kardus berisi e-KTP dari sebuah truk bak terbuka di Jalan Simpang Salabenda dan Jalan Sawangan itu akhirnya mengundang pertanyaan dan masalah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) jadi sasaran kritik. Proses pengawasan Kemendagri dalam distribusi data kependudukan pun jadi gunjingan dan dipermasalahkan.

img_title Buron Kasus e-KTP Paulus Tannos Ajukan Praperadilan

Tak selayaknya instansi pemerintah pusat menyepelekan keberadaan ribuan keping e-KTP, meskipun Kemendagri beralasan ribuan keping itu sudah rusak.

Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PKS, Sutriyono mengatakan Kemendagri seharusnya lebih mawas diri sebulan menjelang pelaksanaan pilkada serentak gelombang tiga yang dihelat 27 Juni 2018. Ia khawatir adanya peristiwa tercecernya e-KTP rentan disalahgunakan.

img_title KPK Sebut Korupsi e-KTP yang Dilakukan Setya Novanto Perkara Serius

"Negara wajib menjaga dan lindungi kerahasiaan dokumen. Meski diduga e-KTP tersebut produk gagal, namun datanya tetap tercantum. Ini sangat mungkin disalahgunakan," kata Sutriyono kepada VIVA, Senin, 28 Mei 2018.

Baca: Detik-detik E-KTP Tercecer di Jalanan

Tercecernya ribuan keping e-KTP rusak ini hanya menjadi salah satu rangkaian persoalan. Menurutnya, masalah e-KTP sudah panjang mulai dari kasus hukum, antrean rekaman hingga molornya mendapatkan fisik e-KTP.

"e-KTP ini kan sudah panjang ceritanya. Kemendagri harus bisa lebih mawas soal e-KTP agar tak jadi sorotan," ujar Sutriyono.

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo menyampaikan keterangan di Gedung KPK

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

Penyebab Tercecer

Sadar dengan keteledoran anak buahnya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo merepons cepat insiden tercecernya ribuan keping e-KTP. Ia langsung mencopot pejabat di bidang Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) yang dianggap bertanggungjawab.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca: Ribuan E-KTP Tercecer, Kemendagri Dinilai Bikin Gaduh

Menurut Tjahjo, peristiwa tercecernya e-KTP dinilai kesengajaan, bukan kelalaian. Apalagi mengingat e-KTP itu diangkut menggunakan mobil bak terbuka dan tanpa penjagaan. Ia menilai insiden ini karena diduga ada ulah pihak yang ingin sabotase.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut