Setop Pakai Sedotan Plastik!
- Pixabay/rkit
"Jika dibutuhkan oleh pelanggan karena kondisi medis atau fisik tertentu, dan mereka tidak bisa menggunakan sedotan kertas, maka sedotan minuman plastik yang fleksibel dan sekali pakai boleh diberikan. Jika tidak, maka hanya boleh menggunakan sedotan dari bahan-bahan daur ulang," demikian bunyi peraturan di Kota Seattle.
Apa yang Bisa Kita Lakukan
Langkah yang dilakukan banyak restoran untuk mengeliminasi penggunaan sedotan plastik dinilai sangat efektif oleh Swietenia. Menurutnya, itu merupakan hal yang sangat sederhana namun punya pengaruh yang luar biasa. Ia juga mengatakan bahwa restoran menjadi sarana edukasi yang efektif. Dengan tidak menyediakan sedotan, pihak restoran juga mengedukasi anak-anak agar tidak asal mengambil sedotan plastik yang malah seringkali dijadikan mainan, misalnya pedang-pedangan.
Yang sulit justru warung atau kedai makan pinggir jalan. Itulah mengapa, Swietenia menilai yang sangat perlu dilakukan adalah mengubah mindset atau pola pikir masyarakat, dalam hal ini terutama kelas menengah ke bawah.
"Saya pernah bilang (ke pemilik warung pinggir jalan) untuk enggak usah pakai sedotan plastik, tapi tetap dikasih. Mereka bilang, 'Pakai saja, ini kan gratis'. Ini kan masalah mindset. Kalau kita bisa mencegah dari awal, itu sangat sangat bagus dan impact-nya juga besar," kata dia.
![]()
Sementara Rosa menyebut, ke depannya, pemerintah juga akan mengatur tentang penggunaan sedotan plastik. Bukan cuma melarang atau membatasi sedotan, tapi termasuk juga membatasi pemakaian alat makan dan minum plastik sekali pakai serta styrofoam.
"Sedotan terlihat sepele, tapi ternyata kalau sudah jadi sampah, jutaan jumlahnya setiap hari. Belum ada peraturan yang membatasi penggunaan sedotan, maka kami sangat menghargai inisiatif beberapa restoran yang sudah tidak lagi menyediakan sedotan," ucapnya.
Tak perlu menunggu semua restoran mengeliminasi penggunaan sedotan plastik, siapa pun bisa berkontribusi mengurangi sampah plastik dengan tidak menggunakan sedotan plastik. Sebagai gantinya, ada banyak alternatif sedotan yang lebih ramah lingkungan, mulai dari sedotan dari kertas, bambu, jerami, akrilik, kaca, silikon hingga besi atau metal.
Selain itu, ada banyak sekali hal sederhana lainnya yang bisa dilakukan untuk mengurangi sampah plastik. Rosa menyarankan Anda untuk membawa kantong belanja sendiri dan tidak menggunakan kantong belanja plastik. Kemudian biasakan untuk membawa tumblr atau botol minum, tidak usah membeli minuman dalam kemasan, bawa wadah makanan sendiri agar kalau membeli makanan tidak memakai styrofoam.