Menebak Pasukan Tempur Jokowi Vs Prabowo
- ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Farhat Abbas Jadi Senjata
Dalam perkembangannya, Koalisi Indonesia Kerja itu kemudian menunjuk 108 orang juru bicara pemenangan Jokowi-Ma'ruf. 108 orang jubir tersebut sudah dilatih di Hotel Aria, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Senin, 13 Agustus 2018.
Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, mengatakan setiap partai mengirim tujuh sampai 15 orang. Mereka akan mengampanyekan kesuksesan program-program Jokowi seperti Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, dan juga Program Keluarga Harapan. Kemudian, masalah infrastruktur yang dibangun Presiden Jokowi dalam periode lima tahun ini.
![]()
Hasto mengungkapkan 108 orang itu terdiri dari beragam profesi. Ada yang anggota DPR, artis, lawyer, advokat, perwakilan pers yang jadi calon legislatif, aktivis sosial media dan punya kepakaran komunikasi politik, ahli ekonomi makro dan mikro.
Artis yang ikut dalam pembekalan juru bicara pengacara dan sebagai calon legislatif Partai Kebangkitan Bangsa, Farhat Abbas, dan artis sekaligus calon legislatif PKB, Tommy Kurniawan.
Farhat yang menjadi calon anggota legislatif Dapil VI Jawa Barat itu mengakui diutus dari Dewan Pimpinan Pusat PKB. Dia dipersiapkan untuk menjaga atau melindungi Jokowi-Ma'ruf dari kontroversial dan mulut-mulut lawan politik seperti Fadli Zon, dan juga politikus lain berinisial F. Dia juga akan melawan para politikus dan informasi bohong atau hoax yang menyerang Jokowi dan Ma'ruf Amin.
Tak hanya Farhat, advokat Razman Arif Nasution juga mengikuti pembekalan juru bicara kampanye pasangan Jokowi-Ma'ruf. Razman yang merupakan calon legislatif DPR dari PKB daerah pemilihan 3 Sumatera Utara itu siap membela pasangan itu dalam Pilpres 2019, apabila diserang oleh Fadli Zon.
"Kalau mereka nanti mengangkat isu A kita jawab, kalau bertahan, bertahan. Kalau diserang, serang balik. Ya, tergantung keadaan. Tetapi, ini sistem demokrasi yang semua itu berada pada koridor hukum," ujar dia.
Razman yang menjadi Koordinator Bidang Hukum DPP PKB itu juga mengungkapkan partainya ingin agar ketua umumnya, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menjadi ketua tim pemenangan Jokowi. Dia beralasan, Cak Imin sudah mengalah dari jabatan cawapres.
Bahkan tidak hanya nama-nama itu saja, nama yang sangat populer di telinga masyarakat ini juga dikabarkan akan masuk menjadi tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf di posisi juru bicara. Dialah Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, terpidana kasus penistaan agama.