Jalan Emas Gamer Indonesia

Ridel Yesaya Sumarandak alias BenZerRidel (tengah) berhasil meraih medali emas eSport Asian Games 2018.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/INASGOC/Ady Sesotya

VIVA – Ridel Yesaya Sumarandak, namanya mungkin masih terdengar asing di telinga Anda. Tapi berkat prestasi cemerlang di ajang Asian Games 2018, pemuda 16 tahun ini berhasil menorehkan sejarah untuk Indonesia.

img_title PMGO 2026 Pecahkan Rekor Dunia, 4Thrives Esports Bangkit dari Nyaris Tersingkir Jadi Juara

Pada perhelatan akbar olahraga se-Asia tersebut, Ridel menyabet medali emas di cabang olahraga (cabor) ekshibisi esport yang digelar di Britama Arena-Mahaka Square, Kelapa Gading Jakarta, Senin 27 Agustus 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemenangan Ridel itu diraih dalam pertarungan gim Clash Royale melawan atlet esport China, Lciop dengan skor 3-1.

img_title Indonesia Jadi Panggung Esports Dunia, 32 Tim Bertarung di PMGO 2026 Jakarta

Clash Royale adalah gim Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) keluaran Supercell yang disebut-sebut sebagai penerus Clash of Clans atau yang lebih populer dengan nama CoC.

Permainan ini mengandalkan strategi, yaitu pemain perlu mengumpulkan kartu karakter tertentu untuk memenangkan pertempuran.

img_title Munas IESPA 2026 Jadi Momentum Besar, Esports Indonesia Bidik Kelas Dunia.

Sebelumnya, Ridel berhasil lolos ke Grand Final Clash Royale ESports Demonstration Event melalui winner bracket setelah mengalahkan atlet Vietnam dengan skor 3-2.

Setelah sukses menerima penghargaan di podium tertinggi, Ridel banjir ucapan selamat dari berbagai pihak mulai dari warganet sampai Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi. Dalam ucapannya di akun Twitter, Imam mengakui Ridel mencetak sejarah bagi Indonesia.

"EMAS pertama Cabang eSports #AsianGames2018 diraih Ridel Yesaya Sumarandak.

Ridel berhasil mencetak SEJARAH dg menjuarai turnamen ekshibisi game 'Clash Royale' di cabang yang banyak diminati generasi milenial ini
.
Selamattt..kerenn...hebat, Ridel!!!

Gamer Indonesia Makin Bersinar

Tak seperti cabor olahraga Asian Games lain yang mengandalkan olah fisik di arena pertandingan, elektronik Sport (esport) sejatinya merupakan kompetisi antar pemain gim online.  

Esport pertama kali digelar di Asian Games 2018 dan masih berstatus pertandingan demonstrasi atau ekshibisi. Medali yang didapatkan atlet esport tidak dihitung untuk negara peserta, sehingga tidak berpengaruh terhadap peringkat perolehan medali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, meski tak dihitung, kemenangan Ridel seolah menjadi bukti bagi khalayak luas, bahwa Indonesia memiliki bibit unggul para gamer yang keahliannya tak dapat dipandang sebelah mata.

Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Ricky Pesik membenarkan hal tersebut. Menurutnya, Indonesia memang market yang empuk untuk industri gim. Maraknya para gamer di Tanah Air merupakan konsekuensi logis dari besarnya bonus demografi di mana angka usia muda sangat besar.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut