Misteri Gempa Menjalar Nusantara
- Magma Indonesia
Dan terjadi lagi pada 16 Agustus 2018 di Nias Selatan, dengan Skala rRchter 5,5. Serta di Nias Barat dengan kekuatan 5,1 SR pada 20 Agustus 2018.
Yang terbaru, gempa malah terjadi dengan pusat berada di daratan, yakni gempa 31 Agustus 2018 di Padang Lawas dengan kekuatan 4,7 Skala Richter.
Gempa juga mengguncang wilayah Sumatera Barat, pada Sabtu, 21 Juli 2018. Terjadi dengan kekuatan 5,5 SR, gempa terjadi di daratan Kota Padang.
Bahkan, pada 5 Agustus 2018, dua gempa sekaligus terjadi di Kepulauan Mentawai. Kedua gempa terjadi hanya dalam tenggat waktu kurang dari satu jam, masing-masing berkekuatan 5,1 SR dan 5,6 SR.
Tak hanya Sumut dan Sumbar, gempa juga terjadi di Bengkulu, pada 10 Agustus 2018, dengan kekuatan 5,1 SR; dan pesisir barat Lampung pada 23 Agustus 2018, dengan magnitude 5,5 SR.
Sementara itu, di Pulau Jawa, tercatat ada dua wilayah yang telah diguncang gempa, yakni Kabupaten Malang dengan kekuatan 5,2 SR pada 8 Agustus 2018 dan Gunungkidul, Yogyakarta, pada 29 Agustus 2018, berkekuatan 5,8 SR.
Pada 23 Agustus 2018, secara mengejutkan gempa berkekuatan 5,1 SR mengguncang Pulau Dewata, Bali. Gempa berlokasi di lautan sekitar 103 kilometer barat daya Kota Denpasar.
Gempa juga mengguncang Papua, tercatat terjadi dua kali gempa dengan Skala Richter di atas lima. Yaitu gempa 5 SR Yahukimo, pada 12 Agustus 2018; dan gempa 5,2 SR di Waropen, pada 26 Agustus 2018.
Hingga saat ini, cuma Pulau Kalimantan yang belum tersentuh guncangan gempa, di Maluku, BMKG mencatat terjadi empat gempa, yakni di gempa 5,3 SR Maluku Tenggara, 29 Juli 2018; gempa 5 SR Tual, 3 Agustus 2018; gempa 5,4 SR Pulau Morotai, 13 Agustus 2018; dan gempa 5 SR Seram Bagian Barat, 19 Agustus 2018.
Sementara itu, di Pulau Sulawesi, gempa terjadi di barat laut Kepulauan Talaud, Sulut, dengan kekuatan 5 SR pada 8 Agustus 2018.
Gempa Menjalar?
![]()
Dengan kejadian gempa yang terjadi silih berganti di hampir seluruh wilayah Indonesia selama dua bulan terakhir ini, banyak bermunculan spekulasi bahwa seluruh kejadian gempa itu, merupakan satu rangkaian atau saling berkaitan dan bersifat menjalar.
Spekulasi semakin menguat ketika juga terjadi gempa besar di beberapa negara dunia, seperti gempa 8,2 Fiji; gempa darat 7,1 di Peru; dan gempa 7,1 di lautan pasifik Kaledonia. Lalu benarkah spekulasi ini?