Misteri Gempa Menjalar Nusantara
- Magma Indonesia
Sesar yang memicu gempa Lombok dan Malang, juga berbeda dengan sesar yang memicu terjadinya gempa 5,8 SR di Gunungkidul, Yogyakarta.
Menurut Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, berdasarkan data yang ada, gempa Yogyakarta terjadi akibat subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempang Eurasia. Gempa bumi ini tergolong gempa berkedalaman dangkal.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan naik (Thrust Fault).
Untuk gempa 5,5 SR yang terjadi di Kota Padang, diakibatkan adanya aktivitas Zona Sesar Sumatera di Segmen Sumani.
Jika memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa ini merupakan jenis gempa bumi tektonik kerak dangkal (shallow crustal earthquake) yang terjadi akibat aktivitas Zona Sesar Sumatera (Sumatera Fault Zone) pada Segmen Sumani.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan jenis sesar geser mendatar (Strike Slip).
Gempa Misteri Alam
![]()
Meski terus terjadi tanpa mengenal tempat dan waktu, gempa masih sebuah misteri alam yang hingga saat ini tak bisa diketahui kapan dan di mana terjadinya.
Tak ada seorang pun manusia di Bumi yang bisa mengetahui atau memprediksi terjadinya gempa. Meski sudah banyak teknologi canggih yang digunakan.
Menurut Daryono, dalam tulisannya, China pernah bisa memprediksi gempa yang mengguncang Kota Haicheng. Karena itulah, China bisa mengevakuasi penduduk di kota itu beberapa jam sebelum gempa terjadi.
Gempa itu menyebabkan 90 persen bangunan hancur. Tapi, hampir 90 ribu penduduk selamat. China mulai melakukan kegiatan prediksi sejak Desember 1974, sedangkan gempa itu baru terjadi pada 4 Februari 1975.
Tapi itu ternyata hanya menjadi kenangan indah, karena meski dilakukan dengan metode yang sama dan didukung dengan teknologi yang lebih canggih, sederet gempa besar merusak dan mematikan masih mendera China dan korban tewas terus berjatuhan hingga sekarang.
Jepang juga menjadi negara yang paling getol dalam kajian prediksi gempa, tetapi ternyata gempa-gempa besar terus berdatangan tanpa mau memberi tahu tanpa permisi.