Kontroversi Yusril Bela Jokowi
- VIVA.co.id/ Nur Faishal.
"Jika ada hak-hak Pak Jokowi dan Pak Ma’ruf yang dilanggar, beliau dihujat, dicaci dan difitnah misalnya, tentu saya akan melakukan pembelaan dan menunjukkan fakta-fakta yang sesungguhnya," ujarnya.
Gulingkan Yusril
Reaksi keras atas aksi Yusril bela Jokowi itu disampaikan oleh Juru Bicara Persaudaraan Alumni 212, Novel Hasan Bamukmin. Tokoh yang juga kader PBB itu menyebut langkah Yusril merupakan pengkhianatan yang luar biasa meskipun Yusril bertindak atas nama pribadi.
"Jelas saya dan kader yang lainnya sangat marah dan terpukul," kata Novel kepada wartawan, Senin malam, 5 November 2018.
![]()
Novel tak habis pikir dengan sikap Yusril memilih menjadi kuasa hukum Jokowi. Alasannya, 70 persen kader di PBB patuh terhadap Ijtima Ulama II. Namun, dengan manuver Yusril ini, ia pun mendesak agar PBB menggelar Munaslub untuk memecat eks Menteri Sekretaris Negara itu.
"Untuk segera digelarnya munaslub pemecatan YIM secara tidak hormat. Karena perbuatan YIM sudah mencederai dan menistakan partai Islam itu sendiri karena PBB satu-satunya di Indonesia partai dengan penerapan Islam secara kafah syariat Islam," kata Novel.
Bila memang ia tak bisa mendorong Yusril turun dari tahta Ketum PBB, maka ada cara lain sebagai protes. Ia menegaskan dirinya dan koleganya yang merupakan alumni 212 akan mundur dari calon legislator PBB. Novel saat ini merupakan caleg DPRD DKI dari PBB untuk daerah pemilihan 8 Jakarta Selatan.
"Kalau sudah mentok tidak bisa melengserkan YIM maka saya dan kawan-kawan secara resmi, terbuka beramai-ramai dari FPI dan PA 212 yang berada di PBB akan mengundurkan diri dan akan menggemboskan PBB di manapun," tuturnya.
Tak hanya itu, Novel mengatakan hampir sebagian besar caleg dari PBB merasa ditipu dengan sikap Yusril ini. Menurutnya, Yusril banyak menyampaikan omong kosong seperti soal melawan kotak kosong, ikut ijtima ulama dan berjanji akan gelar Munas sebagai sikap dukungan.
"Dan inilah kemunafikan sebenarnya. Dari DPP, DPW dan DPC sudah kami komunikasi mereka siap menurunkan YIM demi menyelamatkan partai. Saya sudah disuruh mengundurkan diri oleh YIM, saya tolak dan justru saya dan kawan-kawan akan menurunkan YIM dengan segera," katanya.