Menanti Kejutan Debat Perdana
- VIVAnews/Muhamad Solihin
Pramono menambahkan, pada debat nanti, tempat duduk masing-masing pendukung akan dipisahkan. Sedangkan aparat polisi yang akan diterjunkan untuk mengamankan kegiatan tersebut sebanyak 20 ribu personel.
Jokowi Percaya Diri
Jelang menghadapi debat perdana ini, Joko Widodo yang tampil sebagai calon presiden petahana tampak percaya diri. Dia juga tidak meragukan kemampuan debat calon wakil presidennya, Ma'ruf Amin.
Ia menilai, Ma'ruf mampu lantaran sangat sering memberikan kultum, tausyiah hingga khotbah. Dengan kemampuan Ma'ruf berbicara di hadapan khalayak ramai, Jokowi menilai kemampuan Ma’ruf Amin tak perlu diragukan.
"Pak Kiai kan tiap hari memberikan kultum memberikan tausyiah memberikan khotbah," kata Jokowi di Sentul Internasional Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Rabu, 16 Januari 2019.
Jokowi mengaku tak ada simulasi khusus dengan Ma'ruf Amin soal persiapan debat. Ia mengatakan pihaknya akan menjawab apapun yang ditanyakan sesuai data dan fakta. "Kami datang saja, datang, kalau ada tanya ya dijawab. Gitu aja," katanya.
Soal pertemuan dengan para ketua umum partai koalisi pada Selasa, 15 Januari 2019, malam, Jokowi mengaku tak ada masukan khusus. "Oh ketemu makan-makan saja sama evaluasi yang telah kita lakukan selama ini. Enggak ada (masukan terkait debat)," tuturnya.
Terpisah, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Arsul Sani, memastikan soal debat pilpres bertemakan Hak Asasi Manusia, Jokowi-Ma'ruf tak akan mengungkit hal yang sifatnya personal. Tetapi, lebih pada visi misi pasangan calon nomor urut 02. Hal itu telah didiskusikan oleh para pemimpin partai koalisi yang berkoordinasi dengan Jokowi.
"Arahnya debat itu, terkait dengan rekam jejak dan kebijakan yang menjadi platform atau turunan visi misi dari paslon 02. Kami sepakat, untuk tak masuk ke hal-hal yang sifatnya sangat personal," kata Arsul di Gedung DPR, Jakarta, Rabu, 16 Januari 2019.
Menurutnya, kalau pun akan menilik rekam jejak secara personal, maka TKN yang akan melakukannya. Termasuk, misalnya performa bisnis Sandiaga dan Prabowo.
"Karena masyarakat perlu tahu juga, ini bagian juga dari rekam jejak untuk jadi pimpinan itu. Artinya, ketika jadi pimpinan pada level pimpinan bisnis seperti apa, keadaan dari entitas yang dipimpinnya. Tetapi, itu saya kira tak akan di forum debat capres dan cawapres," ujarnya menambahkan.