Menanti Kejutan Debat Perdana
- VIVAnews/Muhamad Solihin
Asrul mengatakan, Ma'ruf Amin juga mendapatkan latihan khusus manajemen bicara dalam debat. Tujuannya agar Ma'ruf dapat berbicara secara efektif. "Buat Pak Kiai Ma'ruf, maka time keeping, time management. Itu waktunya pendek tapi keypoint-nya bisa tersampaikan. Ini kan tidak gampang," kata Arsul.
Ia menjelaskan, latihan manajemen waktu saat bicara harus menjadi perhatian. Sebab, kandidat harus menjawab dengan waktu yang singkat. Adapun secara substansi, ia pastikan Ma'ruf sangat siap. "Kalau persiapan Pak Kiai Ma'ruf debat itu sangat siap sekali. Beliau ini tokoh NU. NU itu tiap minggu kita ada acara halaqah," kata Arsul.
Tapi untuk Jokowi, tak ada latihan khusus hadapi debat. Sebab, dia dianggap sudah berpengalaman. "Para ketum partai memberikan pengayaan-pengayaan. Itu ada, tapi tidak sampai diksinya ini, jangan pakai ini, enggak itu juga."Â
Tim Prabowo Yakin Menang
Tak mau kalah, Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02, Sandiaga Uno, juga menyiapkan penampilan untuk debat perdana capres dan cawapres pada Kamis, 17 Januari 2019. Sandi mengatakan, yang menjadi fokusnya adalah mampu mengoptimalkan durasi.
"Salah satu yang menjadi fokus dan kami perhatikan nanti yakni bagaimana cara kita memadatkan pikiran kita dengan waktu yang disediakan," katanya di Tangerang, Selasa, 15 Januari 2019.
Sandi menuturkan, persoalan durasi menjadi evaluasi merujuk pidato kebangsaan yang disampaikan Calon Presiden Prabowo Subianto. Ia tak menampik dalam pidato kebangsaan itu, durasi yang seharusnya ringkas menjadi lama.
"Kalau kemarin kenapa terlalu lama, karena menurut saya dia (Prabowo) ingin menyampaikan secara rinci bagaimana program kami ke depannya yang fokus pada roda perekonomian hingga menciptakan kesejahteraan pada masyarakat terutama usaha UMKM," kata Sandi.
Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria yakin, Prabowo akan unggul dalam debat. Bahkan, ia memasang skor ala pertandingan sepakbola, 3-1 untuk jagonya.
"Ya bagi-bagilah, masa ngga dikasih. Prinsip secara umum kita unggul. Prabowo cuma belum dapat kesempatan memerintah di pemerintahan sipil. Tapi di tempat dia bekerja sebelumnya, dia berprestasi," kata Riza di Gedung DPR, Jakarta, Selasa, 15 Januari 2019.