Massa yang Marah dan Aparat yang Lelah
- ANTARA FOTO/Abriawan Abhe
Bentrokan juga terjadi antara aparat Kepolisian dengan ribuan mahasiswa saat aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Sumatera Selatan di Kota Palembang, Selasa 24 September 2019. Â 25 mahasiswa yang terluka dilarikan ke Rumah Sakit RK Charitas Palembang. Demonstrasi berakhir ricuh setelah mahasiswa tak terkendali dan memaksa ingin memasuki gedung DPRD. Terjadi aksi lempar batu hingga akhirnya polisi menembakkan gas air mata.Â
Di Medan, bentrok yang terjadi antara ribuan mahasiswa dan aparat kepolisian di depan Gedung DPRD Sumut di Jalan Imam Bonjol, Kota Medan pada Selasa, 24 September 2019 mengakibatkan 56 orang diamankan. Â Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan kepada wartawan dari 56 orang diamankan, salah satunya terduga terorisme dan masuk DPO Densus 88 anti teror.
"Massa yang diamankan baik itu dari orang sipil maupun mahasiswa itu ada 55 plus 1 diantara  51 mahasiswa 4 non mahasiswa dan satu terduga anggota teroris," ujar Tatan.
Di kota Malang, meski demonstrasi sempat diwarnai aksi vandalisme, namun situasi masih terkendali sehingga tak terjadi bentrokan. Sementara di Jawa Tengah, massa mahasiswa yang melakukan aksi di di depan kantor DPRD dan Gubernur Jawa Tengah, menjadi lebih tenang dan kondusif setelah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo keluar menemui peserta aksi. Sebelumnya, massa sudah berhasil menjebol pagar dan memaksa bertemu dengan anggota dewan dan Gubernur. Namun akhirnya Ganjar berbicara pada mahasiswa dan berjanji akan meneruskan aspirasi mereka pada pemerintah pusat.Â
Aksi unjuk rasa di Yogyakarta
Demonstrasi yang berakhir damai justru terjadi di Yogyakarta, meski jumlah peserta demonstrasi jauh lebih besar dibanding kota lain. Demonstrasi yang digerakkan dengan tagar #GEJAYANMEMANGGIL berhasil mendatangkan hampir 10 ribu mahasiswa ke Jalan Gejayan. Sebuah jalan yang legendaris karena di tahun 1998 terjadi bentrokan berdarah yang menewaskan Moses Gatutkaca.Â
Aksi yang dilakukan sejak pukul 10.OO WIB berakhir dengan damai tanpa bentrokan. Massa hanya melakukan orasi, yel yel, membentangkan spanduk dan poster selesai sekitar pukul 17.00 WIB dengan damai dan aman.Â
Massa yang Marah dan Aparat yang Lelah