Usai Jakarta Membara, Lalu Apa?

Pengunjuk rasa melakukan perusakan fasilitas umum saat unjuk rasa 4 November di Jakarta, Jumat, 4 November 2016.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Hal ini cukup beralasan. Imam besar FPI Habib Rizieq pernah menyerukan bahwa aksi demo ribuan orang yang hendak dilakukan di Jakarta, targetnya adalah untuk memenjarakan Ahok. "Target kami adalah penjarakan Ahok," kata Rizieq sehari sebelum demo.

img_title Momen Menarik Prabowo, SBY, dan Jokowi Saat Foto Bersama di HUT ke-81 TNI

FOTO: Sekelompok perusuh yang mencoba menembus barikade pengamanan polisi saat demo 4 November 2016 di Jalan Medan Merdeka Barat/ANTARA FOTO

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yang pasti, bola panas ini ada di tangan kepolisian. Nasib Ahok bak buah simalakama. Tersangka atau tidak, ulahnya terlanjur melukai mayoritas muslim di Indonesia. Kepolisian hanya memastikan bahwa mereka profesional dan memastikan bahwa seluruh pemeriksaan dilakukan dengan prosedur tertib dan tanpa boleh diintervensi siapa pun.

img_title Momen Langka Jokowi dan SBY Duduk Bersebelahan Terjadi di HUT TNI, Terlihat Serius Ngobrol

"Segera tersangkakan dan tangkap Ahok itu permintaan mereka. Dijawab Pak Wapres ada prosedurnya. Kemarin baru diperiksa sebagai saksi pelapor Habib Rizieq. Kemudian nanti Senin baru dipanggil saudara Ahok. Kemudian saksi ahli pidana, agama, dan bahasa," ujar Kapolda Metro Jaya M Iriawan.

Sikap Politik Jokowi dan Menantu Berbeda, Bobby Nasution Pilih Gerindra: Cukup Sekali

Sikap Politik Jokowi dan Menantu Berbeda, Bobby Nasution Pilih Gerindra: Cukup Sekali

Sikap politik mantan Presiden ke-7, Jokowi dalam berpatai berbeda dengan menantu, yang merupakan Gubernur Sumut, Bobby Nasution. Pasalnya, Jokowi memilih PSI

img_title
VIVA.co.id
5 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut