Merajut Damai di Aksi Bela Islam 212
- VIVA.co.id / Raudhatul Zannah
Tak hanya itu, untuk menghindari kemacetan parah, polisi sudah menyiapkan sejumlah kantong parkir alternatif di beberapa kawasan di Jakarta. Salah satunya di Kemayoran. Selain itu, polisi juga menyediakan bus untuk mobilitas peserta aksi usai Salat Jumat.
"Kantong parkir di Kemayoran nanti kan itu luas. Kita juga sediakan 200 bus untuk membantu pergerakan balik jika diperlukan," ujar Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Iriawan bersama Pangdam Jaya, Mayjen Teddy Lhaksmana di kawasan Monas, Jakarta, Kamis, 1 Desember 2016.
Selain bus, perlengkapan zikir juga telah disediakan meski tidak secara keseluruhan, namun, petugas telah menyiapkan perlengkapan secara teratur. "Kita rencana juga akan gelarkan karpet atau sajadah, tempat wudu, air bersih, toilet dan lainnya, kemarin kesepakatan panitia aksi menyiapkan panggung, kami siapkan tenda," ujar Iriawan.
Aktivitas Jakarta Normal
Selama doa bersama berlangsung, sejak pukul 08.00 WIB, hingga13.00 WIB, aktivitas di luar kawasan Monas dijamin tetap normal. Aktivitas di pusat bisnis, perbelanjaan, perkantoran hingga sekolah, tidak akan diliburkan sesuai instruksi dari pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono.
Ia pun menegaskan, kegiatan tersebut bukan merupakan aksi demo melainkan aksi super damai. Sehingga tidak akan terjadi apa-apa dan tidak perlu merasa khawatir akan mengganggu kegiatan sehari-hari.
"Jadi 2 Desember tidak terjadi apa-apa, kecuali aksi super damai. Sangat damai sekali, super damai. Tempatnya di Monas, Insya Allah tidak terjadi apa-apa," kata Sumarsono.
Tak hanya itu saja, fasilitas kesehatan dan transportasi seperti Bus TransJakarta dan kereta api, dipastikan akan beroperasi normal seperti hari-hari biasanya. "Semua aktivitas berjalan normal, transportasi berjalan normal, sekolah normal, rumah sakit 24 jam dan semua fasilitas tetap berjalan. Tidak ada instruksi untuk menutup," ujarnya.
Sementara itu, kepolisian mengimbau kepada peserta doa bersama, agar mewaspadai cuaca panas di sekitar Monas. Karena itu, dianjurkan agar peserta tidak membawa anak-anak atau balita ke Monas.
"Monas biasanya cukup panas, jadi dianjurkan (bagi masyarakat), agar tidak membawa anak-anak, atau balita ke Monas. Monas kalau pagi masih enak, tetapi kalau sudah siang panas," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Irjen Pol Boy Rafli Amar, usai melakukan pertemuan di Resto Merahdelima, Jakarta Selatan, Kamis 1 Desember 2016.