Kontroversi Ganja Jadi Obat

Ilustrasi/Daun ganja
Sumber :
  • Reuters

Singgih mengatakan, soal riset ganja, di Indonesia sebenarnya bukan tanpa upaya. LGN yang tergabung dalam Yayasan Sativa Nusantara, telah mengupayakan riset ganja sebagai jalan untuk mengedukasi publik dan pintu untuk membuka pemanfaatan ganja. 

img_title Peneliti Australia Pelajari Potensi Ganja sebagai Obat Obesitas

Pria asal Surabaya itu mengatakan, LGN yang tergabung dalam Yayasan Sativa Nusantara pada tahun lalu sudah bersepakat riset ganja bersama Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kesehatan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat itu Yayasan Sativa ini ingin meriset ganja untuk pengobatan diabetes. Tapi ini dikebiri, sampai saat ini belum menjalankan risetnya," kata dia.

img_title Detik-detik Artis Randa Septian Ditangkap Pakai Ganja di Bali

Pemilihan riset untuk obat diabetes ini berangkat dari keprihatinan banyaknya kasus penyakit tersebut. Diabetes termasuk penyakit nomor lima paling mematikan di Indonesia. 

Riset bersama ini, Yayasan Sativa Nusantara dan Balitbang Kemenkes punya keinginan agar Indonesia memiliki paten dan obat khusus diabetes yang berbeda dengan luar negeri. 

img_title Bagaimana Aturan Warga Boleh Tanam Ganja di Thailand

Sayangnya, proses itu jalan di tempat ini terjadi lantaran Badan Narkotika Nasional. Menurutnya, riset bersama Balitbang itu menunggu barang ganja dari BNN, sementara badan khusus narkotika ini belum satu visi dalam hal ini. Bahkan Yayasan Sativa Nusantara dan BNN sampai dimediasi oleh Kantor Staf Kepresidenan. Namun nyatanya hingga kini, riset tersebut belum berjalan. 

Sofna berpendapat, mengingat masih tersandera oleh status hukum, sebaiknya masyarakat bisa beralih dari ganja. Menurutnya, banyak potensi dan tanaman lain di dalam negeri yang bisa diteliti untuk menggantikan ganja untuk kepentingan pengobatan. 

"Banyak sekali. Benalu teh, sarang semut sampai temu lawak," kata Sofna menyebutkan. 

Menanggapi ide mengganti ganja dengan tanaman lain, Singgih tak yakin ada tanaman pengganti yang sebaik ganja. 

Dia mengatakan, jika memang ada tanaman lain yang mengandung senyawa cannabidiol maka bolehlah bicara soal pengganti. Namun jika memang sejauh ini belum ada tanaman yang punya senyawa tersebut, ide penggantian ganja hanyalah omong kosong belaka. 

Selanjutnya...Konspirasi Global

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Konspirasi Global

Singgih menuturkan, sengkarut ganja dengan label ilegal ini tak lepas dari skenario global untuk menguasai dan menghegemoni ganja di dunia. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut