Menyoal Efektivitas Unit Pembinaan Pancasila

Presiden Jokowi lantik Dewan Pengarah dan Kepala UKP-PIP, Rabu, 7 Juni 2017.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Rosa Panggabean

Apakah lembaga itu nantinya akan digunakan untuk memetakkan mana saja organisasi yang anti Pancasila misalnya seperti Hizbut Tahrir Indonesia atau HTI?

img_title Pernyataan Berkelas Megawati Hangestri jelang Liga Voli Korea 2026/2027

"Belum sampai ke sana, ini kan baru di awal-awal saja," jawab Yudi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, Yudi juga meminta masyarakat tidak terlalu banyak berharap pada unit ini. Mengingat, kewenangan dari unit ini terbatas.

img_title Bikin Melongo! 1,16 Ton Ketamine di Belawan Bernilai Rp3,48 Triliun

Menurut Yudi, unit kerja yang ia pimpin ini lebih kepada fungsi koordinasi. Terutama untuk melakukan pengendalian dan pembenahan pada sisi pengajaran Pancasila di sekolah-sekolah.

Dengan harapan yang besar itu, lanjut Yudi, jalan keluar terbaik adalah melakukan pemberdayaan komunitas-komunitas dan kembali pada semangat Pancasila serta gotong royong.

img_title Megawati Hangestri Dapat Kabar Gembira Jelang Liga Voli Korea Selatan

Ia berharap, meski unit kerja ini dibentuk dalam upaya membumikan Pancasila, tetapi perlu semua pihak ikut serta. Baik itu rohaniawan, budayawan, para tetua adat, sineas, maupun jurnalis.

Yudi mengatakan, Unit Kerja Presiden Pembinaan Pancasila ini akan berkoordinasi dengan kementerian terkait seperti Kemendikbud maupun Kemenristek Dikti.

"Kami hanya bisa membantu supaya pelajaran Pancasila menjadi bahan ajar, sistem delivery, metodologinya itu harus lebih berbobot, menarik, lebih sesuai dengan perkembangan masyarakat," kata dia.

Selanjutnya, Beda dengan Zaman Orba

Beda dengan Zaman Orba

Bila dilihat dari sejarah, sebuah badan atau lembaga yang dibentuk pemerintah untuk wadah pendidikan dan pembinaan Pancasila memang bukan baru kali ini saja. Saat Orde Baru berkuasa, sempat dibentuk badan untuk menanamkan ideologi Pancasila yaitu Badan Pembinaan Pendidikan Pelaksanaan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (BP7).

Yudi pun menjelaskan perbedaan UKP PIP dengan lembaga milik Orba tersebut.

"Jadi, kalau BP7, orientasinya lebih penataran-penataran. Kalau sekarang, sebenarnya dimensi horizonnya lebih luas, walaupun sekarang strukturnya lebih ringkas," kata Yudi.

Yudi mengemukakan, BP7 menggunakan lembaga-lembaga di bawahnya untuk melaksanakan tugas. Sementara itu, UKP PIP hanya mengoordinasi lembaga-lembaga tersebut. Tidak mengambil kewenangan lembaga lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Program Pancasila yang dijalankan oleh lembaga-lembaga tidak keluar dari jalur. Tidak hanya tampak di permukaan, tapi benar-benar meresap.

"Jadi, UKP ini semacam kitchen-nya, dapurnya. Tapi, delivery-nya nanti melalui lembaga-lembaga yang ada," ujar cendekiawan Muslim itu.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut