Menguak Tren Kecantikan Pria Metroseksual
- Pixabay/CC0 Public Domain
Soal make-up pria, Amore Pacific salah satu perusahaan kosmetik terbesar di Korea Selatan mengakui bahwa jumlah pria yang menggunakan produk perawatan kulit dan make-up cenderung meningkat.
Diprediksi bahwa pria Korea Selatan akan menghabiskan sekitar US$850 juta untuk produk kecantikan dalam setahun.Produk yang digunakan tak terbatas hanya pada produk pria, namun produk dasar make-up seperti concealer, foundation, maskara, eye shadow, pensil alis dan BB krim menjadi salah satu produk yang populer di kalangan pria.
Pria-pria Korea Selatan yang hobi berdandan
Istilah Flower Men sangat populer di Korea. Flower Men atau artinya adalah pria-pria yang sangat tampan dengan wajah yang sempurna. Flower Men sendiri sering diidentikkan dengan pria yang sangat menjaga wajahnya. Mereka macho, tetapi menjaga keindahan wajah dengan berbagai perawatan dan make-up.
Para flower man ini didominasi para aktor dan bintang K-Pop Pria yang digandrungi di seluruh dunia, diketahui mereka menggunakan make-up dalam kehidupan sehari-hari mereka. Sehingga hal tersebut sedikit banyak berpengaruh terhadap berkembangnya penggunaan produk kecantikan pada pria di seluruh dunia.
Korea Selatan adalah ibu kota make-up pria di dunia. Negara ini memiliki pasar terbesar untuk perawatan kulit pria daripada di tempat lain-meskipun hanya ada sekitar 19 juta pria di Korea Selatan.
Dilansir oleh beyondhallyu.com, tren make-up pria diawali sejak tahun 1990-an. Pergeseran gender terjadi ketika pemerintah Korea Selatan melonggarkan larangan barang budaya dari Jepang. Ini mengekspose pria Korea Selatan dengan standar dan gagasan kecantikan pria yang berbeda.pria Korea Selatan sekarang beralih ke perawatan kulit dan bahkan make-up untuk meningkatkan citra mereka.
Sejak itu, penjualan kosmetik untuk pria dan perawatan kulit pria sedang meningkat. Dan memunculkan pasar produk kecantikan pria. Menurut riset pasar Euromonitor International, pada 2011 pria Korea Selatan menghabiskan sekitar 493 juta dolar untuk perawatan kulit.
Angka masif ini menyumbang hampir 21 persen dari penjualan global pada tahun itu. Dari perkiraan populasi pria, 19 juta pria di Korea Selatan, diperkirakan setidaknya 1 dari 10 pria menggunakan make-up pakai, dan jumlah ini cenderung meningkat.