Meregang Nyawa di Arena Balap Liar
- Youtube
Namun jika tak ada kegiatan, dia juga kerap melakoni aksi-aksi balap liar, baik di wilayah Jakarta, Depok, Bogor, dan Tangerang.
Selanjutnya --->>> Daftar panjang kematian joki balap liar
Bertambah Panjang
Kepergian Denis tentu menambah panjang catatan hitam kematian remaja akibat balap liar. Sebelumnya lini masa Tanah Air juga sempat dihebohkan dengan kematian remaja putri di Trenggalek, Jawa Timur, bernama Riska Alvionita yang tewas saat tengah mengetes motor korekan, Sabtu 29 Oktober 2016 lalu.
Bahkan video detik-detik meninggalnya gadis 19 tahun itu sempat heboh dan beredar di media sosial. Saat itu, sepeda motor drag race yang dikendarai Riska oleng dan menabrak pembatas jalan. Riska yang tak mengenakan helm tewas di lokasi kejadian.
Selain Riska, ada pula remaja kenamaan di dunia drag race yang meninggal dunia saat mengikuti balap malam di kawasan Tangerang, 28 Maret lalu. Ia adalah Irfan Chabix, anak dragster M Chabix. Balap dengan ketentuan tanpa pengaman itu, membawanya menemui ajal. Motor Ninja Irfan menabrak pembatas jalan setelah bersenggolan dengan lawan taruhannya, Dicky Child.
Catatan maut juga menjadi suratan takdir bagi Heru Sawit. Remaja yang dikenal dengan rambut mentereng itu meregang nyawa usai terlibat kecelakaan saat turun di balap liar Mei 2017 lalu, di Gunung Sahari, Jakarta Pusat.
Menurut BM (inisial), pemilik salah satu bengkel balap di Jakarta, menyandang gelar ‘raja jalanan’ memang diimpikan sejumlah remaja yang jadi joki balap liar. Mereka nekat mempertaruhkan nyawa, bukan hanya ingin dikenal dan menjadi nomor satu saja, tetapi demi segepok uang taruhan dengan nominal menggiurkan.
Hal ini yang membuat banyak bengkel kemudian meracik kuda besi sedemikian kencang untuk selanjutnya menggunakan jasa joki dan memenangkan pertaruhan. BM menyebut, dia juga kerap terlibat dalam aktivitas balap liar, bahkan motor ramuan bengkelnya dikenal sebagai salah satu Ninja terkencang di Jakarta.
Dari hobinya, BM selalu menang taruhan. Bahkan sejak 2014 sampai 2017, motornya baru dikalahkan satu kali saat taruhan sebesar Rp20 juta. “Saat itu kesalahannya pakai joki baru, bukan karena motornya. Waktu 2014 motor ini ramai jadi omongan ketika menang Rp100 juta lawan kelas Ninja standaran," tutur BM saat berbincang dengan VIVA.co.id.