Meregang Nyawa di Arena Balap Liar

Denis Kancil.
Sumber :
  • Youtube

Solusi yang sebenarnya ampuh untuk menekan tindakan balap jalanan adalah dengan melibatkan peran aktif orangtua dan sekolah. Sebab saat ini, para peserta balap liar diindentifikasi polisi sebagai kalangan usia anak-anak maupun remaja. Sebagian besar dari mereka, cenderung memiliki emosi yang belum stabil atau bisa disebut masih labil.

img_title Balap Liar yang Didukung Polisi Meluas Sampai ke Tangerang

Mereka belum berpikir risiko yang dihadapi, sehingga masih memerlukan bimbingan, perhatian, dan juga sebenarnya adalah kasih sayang orangtua.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Orangtua sibuk dengan pekerjaannya, dan terkadang karena merasa bersalah dalam hal kurang memberi perhatian ke anak. Untuk menebus rasa salahnya, orangtua malah memenuhi apa yang anaknya minta, misalnya membelikan motor, padahal si anak belum cukup usia mengendarai motor. Ini contoh yang tidak bijak," kata Aldo.

img_title Polda Metro Akan Kaji Soal Street Race Digelar Sepekan Sekali

Masalah ini, kata Aldo, dapat ditindaklanjuti hanya dengan kerja sama Polantas bersama pihak sekolah, dan tentunya peran serta orangtua dalam mengawasi anak-anaknya. (umi)

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo (tengah)

Polisi Sebut Street Race Bakal Digelar Lagi April 2022

Kondisi kasus COVID-19 yang masih tinggi tidak memungkinkan kegiatan street race digelar. Sementara masih ditunda, polisi akan membenahi lintasan.

img_title
VIVA.co.id
24 Februari 2022
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut