Meregang Nyawa di Arena Balap Liar
- Youtube
Solusi yang sebenarnya ampuh untuk menekan tindakan balap jalanan adalah dengan melibatkan peran aktif orangtua dan sekolah. Sebab saat ini, para peserta balap liar diindentifikasi polisi sebagai kalangan usia anak-anak maupun remaja. Sebagian besar dari mereka, cenderung memiliki emosi yang belum stabil atau bisa disebut masih labil.
Mereka belum berpikir risiko yang dihadapi, sehingga masih memerlukan bimbingan, perhatian, dan juga sebenarnya adalah kasih sayang orangtua.
"Orangtua sibuk dengan pekerjaannya, dan terkadang karena merasa bersalah dalam hal kurang memberi perhatian ke anak. Untuk menebus rasa salahnya, orangtua malah memenuhi apa yang anaknya minta, misalnya membelikan motor, padahal si anak belum cukup usia mengendarai motor. Ini contoh yang tidak bijak," kata Aldo.
Masalah ini, kata Aldo, dapat ditindaklanjuti hanya dengan kerja sama Polantas bersama pihak sekolah, dan tentunya peran serta orangtua dalam mengawasi anak-anaknya. (umi)