Apa yang Salah di Kematian Choirul Huda?

Penjaga gawang Persela Lamongan Choirul Huda (tengah) memasuki lapangan sebelum pertandingan melawan Semen Padang dalam lanjutan Gojek Traveloka Liga 1 di Stadion Surajaya Lamongan, Jawa Timur, Minggu (15/10).
Sumber :
  • ANTARA/Rahbani Syahputra

PSSI pun telah mengagendakan evaluasi untuk penyelenggaraan liga profesional secara menyeluruh pada 20 Oktober 2017. Hal ini termasuk implementasi regulasi kompetisi dan manual liga.

img_title Langkah Tegas PSSI Basmi Sepakbola Gajah di Liga 3

Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria, menyadari tuntutan untuk meningkatkan profesionalisme. Namun, dia meminta masyarakat bersabar, mengingat tidak mudah melakukannya.
 
“Kami sadar harapan publik sangat besar. Namun, ini semua perlu waktu untuk bisa mewujudkannya. PSSI selalu proaktif dan melihat proses perbaikan untuk jangka panjang. Jadi, kami tidak hanya reaktif per kejadian,” kata Tisha.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meninggalnya Choirul, menurut Tisha, menjadi duka yang mendalam dan pelajaran yang mahal. Karena itu evaluasi dan perbaikan mutlak akan dilaksanakan.

img_title Pemain Keturunan Bisa Bela Timnas U-19 di Piala Dunia U-20, Siapa Dia?

“Di luar kasus Huda, kita juga akan memproses seluruh pelanggaran disiplin yang terjadi, tanpa terkecuali. PSSI akan bersidang untuk penegakan kode disiplin sebaik-baiknya dalam waktu yang sesingkat-singkatnya,” tutur Tisha.

Selanjutnya >>> Jadi sorotan dunia

img_title Persib Bandung Waspadai Kekuatan Lini Depan MU

Sorotan dunia 

Kabar meninggalnya sosok legenda Persela Lamongan itu menjadi sorotan dunia. Sejumlah media asing ikut menyoroti kabar meninggalnya kapten Persela itu. 

Mirror.co.uk, menulis judul "Kiper legendaris tewas karena benturan mengerikan dengan rekan setim".

Daily Mail memberi tajuk, "Kiper legendaris Indonesia, Choirul Huda, meninggal dengan tragis usai benturan dengan rekan setim dalam pertandingan".

Skysports menuliskan laporan berjudul "Kiper Indonesia, Choirul Huda, meninggal setelah benturan dengan rekan tim."

Ungkapan belasungkawa juga datang dari otoritas tertinggi sepakbola dunia, FIFA, serta sejumlah pemain internasional. Penyerang Manchester United, Paul Pogba. Pogba menuliskan ucapan itu melalui akun twitter miliknya, @paulpogba, "RIP Choirul Huda. Doa saya untuk kamu dan keluarga kamu."

Tribute to Choirul Huda

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Choirul Huda merupakan sosok yang sangat berpengaruh di tim Persela Lamongan. Dunia mengakui loyalitasnya terhadap klub berjuluk Laskar Joko Tingkir itu. 

Pria kelahiran Lamongan, 2 Juni 1979 ini sepanjang karier sepakbolanya hanya membela satu klub saja yaitu Persela Lamongan. Choirul Huda atau biasa disapa Huda bermain di lapangan hijau sebagai kiper.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut