Sadar Bahaya Sampah Plastik, Kimberly Ryder: Lingkungan Perlu Dijaga

Kimberly Ryder
Sumber :
  • VIVA.co.id/Maria Margaretha

VIVA – Sampah menjadi salah satu permasalahan yang tak pernah kunjung usai. Terlebih sampah plastik yang tidak ramah lingkungan karena membutuhkan waktu ratusan tahun agar dapat terurai.

Dua Sisi Sampah Plastik, Ramah Kantong tapi Tidak untuk Kesehatan

Banyak dampak negatif yang ditimbulkan dari sampah berbahan plastik, di antaranya membunuh berbagai hewan yang dilindungi, merusak lingkungan, hingga merusak kesehatan manusia.

Berkaca pada permasalahan tersebut, aktris cantik Kimberly Ryder, ternyata memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan, terutama terhadap banyaknya sampah plastik. Istri dari Edward Akbar ini sudah mulai mengurangi penggunaan sampah plastik.

Upaya Mahasiswa Kurangi Sampah Plastik, Kompak Lakukan Ini

"Hal-hal yang sudah aku lakukan untuk mengurangi sampah plastik di antaranya enggak pakai sedotan plastik, mengurangi penggunaan plastik seperti memilih produk personal care yang kemasannya ramah lingkungan. Selain itu, kalau ke mana-mana juga aku bawa kantong sendiri," ujar wanita blasteran Minang Bugis Inggris tersebut.

Lebih lanjut Kimberly bercerita, sebagai bagian dari generasi milenial yang kini mulai menjalani green lifestyle, Kimberly percaya bahwa siapapun bisa menjadi everyday change maker dengan melakukan hal-hal kecil untuk menjaga lingkungan dan bumi.

Audit Sampah Sungai Watch Dinilai Tidak Merepresentasikan Kondisi di Indonesia 

Believe that looking good by doing good for our planet, merupakan dua hal yang bisa dilakukan bersamaan. Jadi, Kim memilih produk personal care yang tidak hanya berkualitas, tapi juga diproduksi dengan cara yang lebih ramah lingkungan, mendukung semangat keberlanjutan dan bertanggung jawab dalam mengelola sampah kemasannya.

"Awalnya mungkin sering lupa, tapi lama-kelamaan aku tanamkan kesadaran pada diri aku sendiri bahwa lingkungan perlu dijaga," tutup Kimberly.

Sampah plastik.

Kemasan Guna Ulang Dinilai Perlu Digalakkan untuk Kurangi Timbunan Sampah Plastik

Data National Plastic Action Partnership, menyatakan, volume sampah plastik tumbuh sebesar 5 persen setiap tahunnya. KLHK menegaskan mengurangi sampah hingga 30 persen.

img_title
VIVA.co.id
5 Mei 2024