Tampar Chris Rock, Piala Oscar Will Smith Bisa Ditarik?

Will Smith di Oscar 2022.
Sumber :
  • AP

VIVA – Sorotan pasca gelaran Oscar 2022 seharusnya fokus pada para pemenang dan kontribusi mereka terhadap dunia film. Meskipun mereka tetap akan menjadi bagian dari sejarah pembuatan film, tapi bagaimanapun, prestasi mereka tertutup oleh insiden antara Will Smith dan Chris Rock.

img_title Masuk Peringkat 2 Daftar Aktor Terbaik Abad 21, Emma Stone Dihujat

Will Smith tersulut amarah saat Chris Rock melontarkan candaan mengenai kepala plontos istrinya, Jada Pinkett Smith. Rock menyinggung bahwa Jada sedang bersiap-siap untuk sekuel film G.I. Jane, di mana pemeran utama wanitanya berkepala botak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jada Pinkett Smith kehilangan rambutnya karena menderita alopecia. Merasa tak terima, Will langsung menghampiri presenter Oscar itu ke panggung lalu menamparnya dengan keras. Smith juga berteriak dari arah penonton agar Rock menutup mulut dan tidak menyebut nama istrinya.

img_title Transformasi Drastis Jada Pinkett Smith saat Kencan Bersama Will Smith

Usai insiden itu, Will Smith diumumkan sebagai pemenang Aktor Terbaik Oscar 2022. Namun, yang menjadi pertanyaan banyak orang adalah, apakah piala kemenangan Will Smith bisa ditarik kembali karena tindakannya di panggung Academy Awards itu.

Apakah Will Smith melanggar kode etik Oscar?

img_title Wisata Alam Sukabumi Viral Gegara Will Smith, Sandiaga: Luar Biasa!

Meskipun tidak ada komentar remi terkait tindakan seperti ini yang diberikan oleh Academy, kita bisa melihat pada kode etiknya untuk beberapa panduan. Untuk hal ini, kita perlu kembali ke tahun 2017, saat organisasi itu membuat pendirian tegas terhadap pelanggaran setelah skandal kekerasan seksual di industri itu.

Insiden Will Smith menampar Chris Rock di Oscar 2022.

Photo :
  • AP

"Keanggotaan Academy adalah hak istimewa yang diberikan hanya kepada beberapa orang terpilih dalam komunitas pembuat film global," tulis AMPAS CEO Dawn Hudson kepada para anggota melalui Variety.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Selain mencapai keunggulan di dalam bidang seni dan ilmu pengetahuan film, para anggota juga harus berperilaku etis dengan menjunjung nilai-nilai penghormatan terhadap harga diri manusia, inklusi dan lingkungan yang suportif yang menumbuhkan kreativitas," lanjutnya dikutip laman AS.

"Tidak ada tempat di dalam Academy bagi orang-orang yang menyalahgunakan status, kekuasaan atau pengaruh mereka dengan cara yang melanggar standar kesopanan yang diakui. Academy secara kategoris menentang bentuk kekerasan, pelecehan atau diskriminasi apapun dalam basis gender, orientasi seksual, ras, etnis, disabilitas, usia, agama atau kewarganegaraan. Dewan Gubernur percaya bahwa standar ini penting bagi misi Academy dan mencerminkan nilai-nilai kami."

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut