Peterhansel Diinvestigasi, Pukulan Berikut Bagi Peugeot

Mobil Peugeot di Reli Dakar 2016.
Sumber :
  • REUTERS/Marcos Brindicci
VIVA.co.id
Peterhansel Memimpin di Etape 10
- Tim Peugeot mendapat pukulan tambahan di Reli Dakar 2016. Setelah kecelakaan yang dialami Sebastien Loeb, Stephane Peterhansel kini menjadi sasaran penyelidikan, karena tuduhan pengisian bahan bakar secara ilegal.

Peterhansel Divonis Tak Bersalah, Tim X-Raid Mini Meradang

Dikutip dari
Carlos Sainz Kuasai Etape Sembilan Reli Dakar
Motor Sport pada Selasa, 12 Januari 2016, Peterhansel yang kini mengambil alih posisi puncak dari Loeb, sudah berbicara dengan panitia reli. Dia dituduh mengisi bahan bakar di wilayah yang tidak diizinkan.


Jika terbukti bersalah, dia akan kehilangan posisi puncak di Reli Dakar 2016. Namun, direktur tim Peugeot, Bruno Famin, mengatakan tidak ada pelanggaran peraturan yang terjadi.


"Titik pengisian bahan bakar terdapat dalam buku panduan. Saya tidak mengerti kenapa situasi ini terjadi. Kami berkompetisi dengan sportivitas yang tinggi," ujar Famin.


Menurut direktur tim X-Raid Mini, Sven Quandt, regulasi pengisian bahan bakar pada etape 8 sudah diperjelas saat pembekalan. "Peraturan sudah sangat jelas, dan mudah untuk memutuskannya," kata Quandt.


"Di pertemuan disampaikan, tidak akan ada pengisian ulang bahan bakar. Sangat jelas 100 persen. Titik pengisian bahan bakar di buku panduan, adalah untuk sepeda motor dan bukan mobil," ujarnya. (one)

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya