Arab Saudi Pertama Kalinya Gelar Tarung untuk Wanita

Arab Saudi gelar pertarungan gulat WWE untuk perempuan
Sumber :
  • NBCnews

VIVA – Olahraga tarung biasanya identik dengan lak-laki, lantaran banyak menggunakan teknik bela diri dan kuncian untuk mengalahkan lawan. Meski demikian, di zaman moderen ini, perempuan juga diberi kesempatan untuk bisa melakukannya. 

Sosok Kriangkrai, PRT Sebabkan Sejarah Berdarah Thailand-Arab Saudi

Melansir dari NBCDFW, Sabtu 2 November 2019, World Wrestling Entertainment (WWE) akan mengadakan pertarungan untuk wanita. Menariknya, pertarungan itu akan digelar di Arab Saudi, dan akan menjadi olahraga gulat pertama khusus untuk kaum hawa di sana.

Kontes WWE untuk perempuan menghadirkan dua bintang utama, yakni Lacey Evans dan Natalya. Evans dikenal sebagai mantan angkatan laut Amerika Serikat, sementara Natalya adalah petarung tangguh yang memenangka dua kali WWE.

Arab Saudi-Thailand Berselisih 30 Tahun karena PRT Pangeran

Kedua atlet tarung gulat ini sudah menunjukan kemampuannya di  ibu kota Arab Saudi, Riyadh beberapa waktu lalu. Dari pertandingan tersebut, Natalya diketahui berhasil mengalahkan bekas tentara Amerika tersebut.

Baca juga: Bek Timnas Garuda Muda Meninggal Dunia

Arab Saudi-Thailand Pulihkan Diplomatik Setelah 30 Tahun Tak Akur

Jika bertanding di negara lain keduanya menggunakan kostum yang terbuka, maka hal berbeda terjadi saat bertanding di Arab Saudi. Kedua petarung ini harus menggunakan baju khusus, yang menutup sampai bagian kaki dan tangannya saat bertanding. 

Sebagaimana diketahui, Arab Saudi mulai membuka diri agar perempuan bisa lebih banyak melakukan aktivitas dan kegiatan-kegiatan lainnya. Selain menggelar olahraga gulat, sebelumya pemerintah di sana juga sudah mengizinkan perempuan untuk menyetir sendiri mobilnya.

Selain itu, Arab Saudi kini juga membuka diri untuk olahraga otomotif bertaraf internasional, Reli Dakar. Uji ketahanan fisik pembalap dan kendaraan itu di lintasan offorad itu akan dimulai pada 5 Februari 2020 dengan melintasi berbagai wilayah di sana.

Selama ini perempuan Saudi hanya bekerja di bidang yang terbatas seperti guru dan tenaga kesehatan karena ketatnya pemisahan jender. (Reuters: Hamad I Mohammed)

Lowongan Masinis Perempuan di Saudi Dibanjiri 28 Ribu Pelamar

Sebuah lowongan kerja sebagai masinis perempuan di Arab Saudi dibanjiri oleh 28 ribu pelamar, padahal hanya 30 posisi yang tersedia. Antusiasme perempuan bekerja.

img_title
VIVA.co.id
17 Februari 2022