Tekuk Duo China, Tontowi/Liliyana Melaju ke Semifinal

Ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad & Liliyana Natsir
Sumber :
  • ANTARA Foto/Akbar Nugroho Gumay

VIVA - Duel sengit tersaji dalam laga perdana babak perempat final Daihatsu Indonesia Masters, Jumat 26 Januari 2018. Dua pasangan tangguh ganda campuran saling berhadapan untuk merebut tiket semifinal turnamen berhadiah total US$350.000 tersebut.

6 Fakta Menarik India Open, Indonesia Catat Rekor Mentereng

Jagoan utama Merah Putih yang juga merupakan unggulan pertama, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menantang duo 'kuda hitam' China, Zhang Nan/Liu Xuanxuan di lapangan 1. Memulai pertarungan dengan angka ketat, 4-4 skor 11-8 dikemas Owi/Butet untuk unggul di interval pertama.

Zhang/Liu seolah tak mau menyerah, angka pun terus ditempel ke skor 17-14 masih untuk keunggulan Owi/Butet. Pertandingan semakin alot. Namun, peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 itu dengan tenang mampu menuntaskan game awal dengan apik, 21-18.

Ada Peran Owi/Butet di Piala Presiden Esports 2019

Dominasi pilar tuan rumah kian menggila kala game kedua mereka terus melanjutkan tren positifnya. Jeda interval diakhiri dengan laju 11-7, lalu merangkak terus ke posisi 16-11 dengan mengandalkan serangan drive tipis di atas bibir net.

Sayangnya, beberapa pukulan Owi/Butet yang kerap melebar dan membentur net menjadikan Zhang/Liu coba merapat 15-18. Situasi makin genting kala pasangan China tambah mendekat dengan 18-19.

Jadi Runner Up Indonesia Masters, Liliyana Natsir Pamit

"Seperti yang kita tahu, Zhang Nan pemain berpengalaman dan enggak gampang ditembus juga. Sempet unggul-unggul tapi keteteran juga. Tapi kami sudah pelajari permainan mereka, jadi secara umum siap dan tahu bagaimana mengatasi tekanan di lapangan," ungkap Owi dalam konferensi pers usai laga.

"Di akhir game kedua sempat kami mandek dan mereka gampang dapat dua poin. Saya berusaha mengubah permainan dan berhasil menang," tuturnya.

Di semifinal, Owi/Butet akan bertemu sesama pasangan Indonesia, antara Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti atau Yantoni Edy Saputra/Marsheilla Gischa Islami. Artinya, Indonesia memastikan satu tempat untuk ganda campuran Merah Putih di partai puncak. (art)

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya