Selamat Jalan Sahabatku Deniro Sutra S. Simanjuntak

Ilustrasi
Sumber :
  • U-Report

Sepulang dari pemakaman, semua kembali seperti biasanya. Aku tetap turun sekolah mengikuti pelajaran dan bermain dengan teman-teman walaupun tanpa Sutra. Kami semua tidak pernah menganggap Sutra tidak ada, karena dia akan selalu ada di hati kami semua. Karena Sutralah, aku tahu jika hati si lelaki cuek itu tidak secuek dan sedingin yang aku kira. Bahkan sekarang lelaki cuek itu terkadang curi-curi pandang untukku. Aku tersipu malu dan aku merasa nyaman. Namun, aku tak tahu rasa apakah ini atau ini hanya ada untuk sesaat saja. Tapi yang pasti, ini semua karenamu.

img_title Coastal Beach Clean Up di Hari Peduli Sampah Nasional

Inilah akhir dari cerpen yang telah saya buat. Saya tidak dapat membuat cerpen ini dengan begitu saja, melainkan karena dukungan teman-teman saya dan terlebih lagi Sutra yang telah memberikan saya banyak pelajaran berharga. Tentang bagaimana saya akan memperlakukan seorang teman dengan istimewa sebelum dia benar-benar pergi jauh meninggalkan kita. Kita semua sayang sama Sutra, tapi Tuhan lebih menyayangi Sutra daripada kita. (Tulisan ini dikirim oleh nuk03021998, Pangkalan Bun)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ilustrasi.

Pergilah Dinda Cintaku

Maafkan aku yang terlalu berlebihan mencintaimu.

img_title
VIVA.co.id
26 Februari 2018
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut