Kenangan Bersama Mama di Kampung Halaman
- U-Report
Keringat yang mengucur dari sekujur tubuh menjadi saksi bisu pengorbanan seorang mama kepada anak-anaknya. Sifat mama yang pemarah ini yang memotivasi saya untuk menjadi orang yang lebih baik lagi. Selain pemarah, wajahnya yang kelihatan sangar ini membuat kami anak-anaknya selalu menuruti perkataannya. Apalagi pada saat ia marah, dengan mukanya yang merah bagai bara api yang menyala-nyala. Dan kini, semua itu hanya menjadi goresan kenangan dalam hati karena kami sudah tinggal di tempat yang berbeda.
Hanya satu keinginan saya, yaitu untuk bertemu dengan mereka yang jauh di seberang laut. Jadi, saya harus sukses dulu di Jakarta, dan pulang ke kampung kelahiran saya dengan menyeberangi laut yang luas. Supaya kami dapat mengulang kenangan indah dengan kehidupan yang lebih baik lagi. (Tulisan ini dikirim oleh santifs)