Aku yang Tak Punya Banyak Teman
- Pixabay/Janeb13
Andaikan aku hidup seperti itu, mungkin sekarang cerita ini tidak akan pernah ada. Karena aku tidak harus berusaha untuk mendapatkan apa yang aku inginkan. Aku pasti akan menikmati hidup dan hanya akan menjalankan amanah dari kedua orang tuaku. Namun sayangnya, malah kebalikannya.
Salah satu tujuanku bercerita adalah agar orang-orang sadar kalau sebenarnya Ridho Adha Arie itu adalah seorang anak muda yang selama hidupnya ingin terus bercerita dan berkarya agar bisa membahagiakan kedua orang tua. Tidak muluk-muluk, orang tuaku adalah orang yang selama ini sudah aku kecewakan. Mereka ingin aku sukses, tapi aku malah gagal.
Namun kegagalan adalah awal dari keberhasilan. Di sini, aku menulis cerita. Menyadarkan banyak orang tentang betapa susahnya menulis sebuah cerita. Bukan untuk di kasihani, tapi hanya untuk memberi tahu yang benar agar tidak menjadi salah. Jika aku tidak menulis cerita, maka seterus-seterusnya, aku hanya akan menjalani hari-hariku sama seperti seekor kucing. Cari makan, tidur, bangun, buang air, cari makan lagi, tidur lagi, dan begitulah seterusnya.
Dan lewat tulisan ini, aku menyadari betapa susahnya menjalani hidup, menggapai impian, cita-cita dan harapan. Ditambah lagi dengan kehidupanku di dunia yang selalu serba apa adanya ini. (Tulisan ini dikirim oleh Ridho Adha Arie, Pekanbaru)