Mari Merajut Kota Masa Depan

Ilustrasi Kota Jakarta.
Sumber :
  • REUTERS/Beawiharta

Dengan dukungan pemerintah, swasta, kampus dan komunitas, hadirnya contoh-contoh ini bisa saja ter-scale up ke level nasional. Sebuah lompatan kuantum ini bukan lagi sebuah hal yang utopis. Bagaimana dengan kota-kota di Indonesia yang mayoritas didominasi oleh informalitas? Sekali lagi intinya optimalisasi peran Quadruple Helix.

img_title Coastal Beach Clean Up di Hari Peduli Sampah Nasional

Sebuah studi yang dilakukan oleh University Of Sydney terhadap kondisi informalitas di pojok kumuh kota Bandung menunjukkan bahwa informalitas ini jika dikelola dengan baik akan mampu menghasilkan sebuah titik keseimbangan baru di masa depan. Membangun dan menyatu dengan masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sehingga, konsep kota masa depan nantinya adalah kota cerdas (smart city) yang mampu meningkatkan koneksi antar warga, berpusat di warga, bekerja untuk warga. Teknologi hanyalah pemanis, sedang warga adalah pusatnya. Mari kita merenung, kota-kota kita di masa depan dibuat untuk siapa? (Tulisan ini dikirim oleh Jusriadi, Gowa, Sulawesi Selatan)

img_title Driver Ojek Online Sedekah Jasa Antar Anak Yatim ke Sekolah
Ilustrasi.

Pergilah Dinda Cintaku

Maafkan aku yang terlalu berlebihan mencintaimu.

img_title
VIVA.co.id
26 Februari 2018
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut