Rambu-rambu Praktik Pekerjaan Sosial yang Harus Dipahami

Ilustrasi/Pengemis
Sumber :
  • REUTERS

Oleh karenanya, metode, teknik dan keterampilan pekerja sosial dalam memberikan pertolongan pada klien yang satu akan berbeda dengan klien lainnya. Pekerja sosial harus tepat memilih metode, teknik dan keterampilan dalam melakukan praktik pekerjaan sosial. Hal ini akan bisa dilakukan apabila assesment yang dilakukan mendalam.

img_title Cinta dan Cemburu

Kelima, controlled emotional involvement atau melibatkan kontrol emosi. Saat klien menampakkan ekspresi marah, sedih, histeris, kecewa, atau malu, pekerja sosial tidak boleh terbawa emosi yang berlebihan dan larut dalam perasaan klien. Sebagai contoh, pernah penulis menemukan fakta bahwa ada pekerja sosial yang menikahi kliennya sendiri. Ada pula yang ikut menampakkan ekspresi yang marah sebagaimana marahnya klien dan lain sebagainya. Hal ini menyebabkan terganggunya proses pertolongan pada klien dan tidak menunjukkan profesionalitas dalam bekerja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keenam, purposeful expression of feelings atau mengekspresikan tujuan dan perasaan. Pekerja sosial harus mampu menunjukkan ekspresi yang wajar dan sesuai dengan kondisi yang dialami klien. Jangan sampai ketika klien mengekspresikan rasa sedih dan ia menangis, malah pekerja sosial menampakkan mimik wajah yang ceria, senyum atau bahkan tertawa.

img_title Coastal Beach Clean Up di Hari Peduli Sampah Nasional

Pekerja sosial memberikan kesempatan kepada klien (penerima manfaat) untuk mengungkapkan apa yang ia rasakan. Misalnya perasaan takut, marah, benci, sedih, gembira dan lain sebagainya sehingga diharapkan dapat meringankan beban yang dirasakan klien. Hal ini akan menciptakan situasi hubungan antara pekerja sosial dengan klien dapat semakin berkembang.

Ketujuh, confidentiality atau kerahasiaan, artinya pekerja sosial merahasiakan apa pun yang berkenaan dengan penerima manfaat yang sedang ditangani. Kerahasiaan adalah prinsip etik dimana pekerja sosial dan profesional lainnya tidak boleh menyebarluaskan informasi lain tentang klien tanpa sepengetahuan dan izin klien yang bersangkutan (Barker, 1987).

img_title Driver Ojek Online Sedekah Jasa Antar Anak Yatim ke Sekolah

Kerahasiaan berkaitan dengan kepercayaan antara klien terhadap pekerja sosial. Oleh karenanya, pekerja sosial sangat penting menjaga kerahasiaan klien. Hal ini penting dilakukan supaya klien terbuka dalam menceritakan masalahnya. Pekerja sosial akan sangat terbantu dalam melakukan assesment terhadap klien. Adapun informasi tentang penerima manfaat bisa diberikan hanya kepada profesi lain yang memiliki tujuan yang sama dalam memberikan pertolongan kepada penerima manfaat.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut