Menyoal Islah dalam Kemelut PBNU

Rais Aam KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU Gus Yahya islah
Sumber :
  • Ist

Di dalam kitab Ihya Ulumuddin, Imam al-Ghazali menyatakan bahwa kesalahan dan dosa dalam pertaubatan ada dua jenis, yaitu dosa dan kesalahan yang hubungannya antara seorang hamba dengan Tuhannya dan dosa dan kesalahan yang hubungannya antar sesama manusia. Menurut Imam al-Ghazali, bahwa “dosa hamba kepada Tuhannya, selagi tidak ada syirik (menyekutukan Tuhan), besar harapan mendapatkan ampunan. Sedangkan dosa kepada sesama manusia adalah jauh lebih berat”—apalagi dalam konteks organisasi yang di dalamnya terdapat banyak warga. Sebab jika melukai perasaan atau melakukan kezaliman maka harus meminta maaf dan memohon keikhlasannya yang belum tentu mendapatkannya. Jika merugika secara materi maka harus membayar ganti rugi, dan jika berhutang harus bayar atau mengembalikan. Jika dalam bentuk pelanggaran maka harus ada sangsi seperti ta’zir dan hukuman.

img_title Pererat Silaturahmi dengan Ulama PBNU, Kapolri Kunjungi Rais Aam KH Miftachul Akhyar

Memang dibutuhkan jiwa kesatria. Bukankah kesatriaan adalah salah satu nilai utama pemikiran Gus Dur?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penampakan Bandara King Khalid Riyadh usai diserang Houthi

PBNU Sebut Konflik Kawasan Bukan Pertentangan Antarmazhab

Konflik di kawasan Timur Tengah hanya persoalan politik dan dan perebutan kekuasaan,  sebaiknya tak ditarik ke pertengangan ajaran agama, perbedaan antarmazhab

img_title
VIVA.co.id
19 Oktober 2026
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VIVA.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut