Kepolisian Serba Ada

Ilustrasi Polisi saat Perayaan HUT Polri (foto/antara)
Ilustrasi Polisi saat Perayaan HUT Polri (foto/antara)
Sumber :
  • vstory

VIVA - Kepolisian serba ada di berbagai sektor. Mulai dari pengurusan surat izin mengemudi, surat izin edar obat dan makanan, hingga mengawasi dan menindak pelanggaran izin pajak bilboard.

Surat izin mengemudi.
Setiap surat izin mengemudi diterbitkan oleh polisi. Sehingga sebagai lembaga menerbitkan surat izin mengemudi, bila ada pelanggaran mengemudi akan ditindak oleh polisi.

Prinsipnya siapa yang menerbitkan surat izin, maka bertanggung jawab mengawasi izin tersebut, bilamana Ada pelanggaran hukum atau undang undang.

Bukti kepemilikan kendaraan bermotor
Setiap asset atau barang berharga, ada bukti kepemilikan, misal beli handphone bukti kepemilikan disebut faktur. Termasuk bila beli kulkas, Ada faktur pembelinya siapa, dealernya siapa. Bukti nomor chassinya nomor berapa sehingga bila kendaraan dijual faktur dari dealer sebagai bukti kepemilikan. Sedangkan bukti BPKB tidak perlu. Buat apa sudah ada faktur, dibuat lagi bukti kok dua kali kerja. Sehingga saat kendaraan dijual dibuat lagi bukti kepemilikan kendaraan bermotor lagi. Untuk apa buktinya dibuat berkali kali.

Surat tanda nomor kendaraan bermotor
Surat tersebut diterbitkan oleh kantor pemda sebagai surat pajak kendaraan bermotor. Untuk apa polisi membuat surat pajak kendaraan bermotor lagi? Itu tugas Samsat. Sekarang bila kendaraan tidak bayar pajak STNK yang berwajib adalah pemda kantor samsat.

Sehingga saat kendaraan bermotor dijual, pelat nomornya adalah milik KTP asal. Sehingga nomor kendaraan dibuat sesuai nomor KTP pembelinya.

Buat apa STNK dipakai pembelinya, sehingga kacau ada kendaraan bermotor yang dijual tapi surat pajak kendaraan bermotor STNK atas nama pemilik lama. Sehingga surat tilang elektronik surat denda nyasar ke pemilik lama.

Akibatnya denda nyasar terus. Yang beli tidak dapat surat denda tilang.
Sekarang bila ada rambu lalu lintas, itu dibuat oleh Dinas perhubungan, bila Ada pelanggaran rambu lalu lintas, itu yang menindak adalah Dinas perhubungan atau Dinas lalu lintas jalan raya. Kenapa kok ada polisi lalu lintas? Sehingga polisi ini untuk apa duplikasi dengan denda DLLAJR dinas lalu lintas jalan raya.

Surat izin edar obat dan makanan
Surat izin edar tersebut dibuat oleh Badan BPOM. Lalu saat pengawasan harus melewati polisi? Apa gunanya inspektorat deputi pengawasan BPOM? Terjadi bottle neck BPOM harus lap or polisi untuk menindak pelanggaran surat izin edar obat.

Sekarang saat Ada pelanggaran surat ijin edar obat batuk dan menyebabkan kematian bayi, yang menindak adalah polisi. Apakah dasar penindakan pelanggaran surat izin edar obat itu dipelajari polisi? Apakah polisi tahu isinya obat. Kan tidak. Jadi polisi ini duplikasi dengan inspektorat deputi penindakan BPOM.

Halaman Selanjutnya
img_title
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VIVA.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.