Ada Apa dengan Zonasi PPDB?
- vstory
Kedua, untuk meningkatkan kualitas guru ada program guru penggerak. Sebelumnya saya sudah pernah menulis tentang guru penggerak sebagai salah satu ikhtiar agar meningkatkan kualitas serta income guru.
Namun saya akan sedikit ulas lagi, karena tujuan dari Guru Penggerak melahirkan bibit unggul dengan berbagai program pelatihan sehingga dapat memahami penerapan pembelajaran yang tepat kepada siswa, sehingga apa yang diajarkan dengan kebutuhan siswa sesuai.
Ketiga, Platform merdeka mengajar di mana guru juga bisa meningkatkan kapasitas keilmuan serta berbagi dan berkarya seperti membuat tutorial menghadapi murid serta membuat kelas menjadi menyenangkan. Hal ini, secara tidak langsung dapat berdampak pada pengajaran yang merata karena guru-guru bisa memiliki pengetahuan dan keahlian yang sama.
Terakhir, seharusnya masyarakat sudah tidak resah dengan adanya zonasi, tidak ada lagi mengambil jalan pintas karena adanya kurikulum merdeka yang lebih ramah kepada guru dan siswa sehingga fokus kepada kompetensi peserta didik.
Lalu mengapa masih banyak yang berlaku curang sampai berpindah kartu keluarga secara berjamaah?
Peran Pemerintah Daerah
Di sinilah persoalannya, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) sudah mempersiapkan semua perangkat yang dibutuhkan oleh seluruh stakeholder pendidikan.
Eksekusi terakhir seharusnya ada di Pemerintah Daerah. Namun saya sedikit ragu, karena sejak lama dunia pendidikan menjadi lahan “basah” bagi oknum-oknum di grassroot. Sehingga jika semua tawaran Mendikbud dilaksanakan lahan yang dimanfaatkan akan menjadi hilang.
Benar apa yang disampaikan oleh Rocky Gerung dan Gita Wirjawan dalam podcast endgame. “Kemendikbud saat ini sangat memperjuangkan guru serta memiliki konsep pendidikan yang baik. Namun mereka harus melawan oknum-oknum pendidikan,”
Saya kira, pemerintah daerah melalui Bupati atau Walikota harus berani mengambil andil, DPRD juga perlu menganggarkan biaya pendidikan minimal 20?ri APBD dan melaksanakannya dengan maksimal.
Bisa dibentuknya tim pengawas yang memang khusus mengawasi anggaran pendidikan tersebut. Seandainya semua konsep merdeka belajar dilaksanakan, pastinya sistem zonasi justru akan lebih baik dibandingkan saat ini. (Fathin Robbani Sukmana, Pemerhati Pendidikan)