Video: Daun Bayam Bisa Berubah Jadi Jaringan Jantung

Ilustrasi bayam.
Sumber :
  • Pixabay/kkolosov

VIVA.co.id – Peneliti mengklaim telah berhasil menciptakan jaringan jantung manusia hanya dengan menggunakan selembar daun bayam. Penemuan ini dianggap sebagai langkah awal untuk membantu pasien yang membutuhkan donor organ jantung.

Sayangnya, dilansir dari Telegraph, para ilmuwan itu baru bisa membuat jaringan sel manusia dalam skala kecil, belum bisa menciptakan dalam skala besar. Padahal, jaringan jantung skala besar dirasa sudah bisa diandalkan untuk mengobati pasien.

Peneliti mengungkapkan, jika teknik menumbuhkan jaringan sel menggunakan daun bayam sangat berpotensi digunakan untuk terapi pasien penyakit jantung. Daun bayam bisa menumbuhkan beberapa lapis sel otot jantung yang sehat sehingga bisa membuat manusia terhindar dari serangan jantung.

"Ilmu deselularisasi tanaman ini secara tidak langsung membuka potensi adanya cabang baru dalam sains yang bisa meneliti persamaan jaringan antara tanaman dan hewan," ujar ilmuwan dari Worcester Polytechnic Institute, yang laporannya dipublikasikan di jurnal Biomaterials.

Menurut mereka, tanaman dan hewan sejatinya memang memiliki cara berbeda dalam menghantarkan senyawa kimia di sekitar tubuh. Namun begitu, jaringan yang mereka miliki untuk mendukung itu semua ternyata sama.

Intinya, dalam terobosan ini, peneliti mengklaim telah memiliki teknik untuk menumbuhkan lapisan otot jantung yang lebih sehat sebagai pengganti jaringan jantung rusak sehingga pasien bisa bertahan hidup dan terhindar dari serangan jantung.

Untuk membuat jantung buatan, ilmuwan menyedot klorofil dari daun bayam sehingga menjadi transparan seperti plastik. Lalu mereka mengirimkan cairan darah dan butiran halus, yang mirip dengan sel darah manusia. Pengiriman dilakukan dengan mengandalkan pembuluh pada bayam, kemudian bayam akan dengan sendirinya membentuk sel manusia, mengikuti jalur pembuluh bayam.

"Kami masih memiliki banyak PR untuk menyelesaikan ini semua. Namun sejauh ini, teknik yang kami temukan sangat menjanjikan," ujar Prof. Glenn Gaudette, ahli teknik biomedis dari Worcester Polytechnic Institute.

Video terkait teknik yang ditemukan ilmuwan ini bisa ditemukan di sini.