Avril Lavigne Dituduh sebagai Artis Paling Berbahaya

Konser Avril Lavigne
Sumber :
  • VIVAnews/ Muhamad Solihin

VIVA.co.id – Artis Hollywood merupakan keyword yang paling banyak dicari dalam mesin pencari Google, terutama para musisinya. Akibat banyak dicari, nama-nama musisi Hollywood kerap dijadikan kedok untuk menyebar malware, atau virus.

Sebuah studi yang dilakukan McAfee telah mendaftarkan beberapa nama artis yang paling berbahaya di internet. Maksudnya berbahaya, nama-nama artis ini kerap dijadikan pemicu agar para penggemarnya mau mengunjungi situs berbahaya itu.

Dalam daftar itu, McAfee menuduh Avril Lavigne sebagai yang paling berbahaya. Pelantun lagu Complicated itu berada di urutan teratas dalam daftar nama artis yang kerap dijadikan sebagai kedok situs berbahaya.

"Banyak dari situs-situs yang berhubungan dengan namanya memiliki virus dan malware yang mampu menginfeksi komputer. 'Tahta' Avril menjatuhkan nama Lily Collins yang pernah menjadi artis paling berbahaya di internet sejak 2013 lalu," ujar Head of Consumer Security McAfee, Gary Davis, dilansir melalui Mail Online.

Dikatakan Davis, penjahat siber masih saja menggunakan pamor selebriti untuk mencuri perhatian para pengguna internet. Nama selebriti memang mampu menarik warganet untuk mengunjungi situs berbahaya. Saat mereka terjerat, virus dan malware bisa disusupi dengan mudah, untuk kemudian bisa mencuri informasi dan password yang ada.

Avril memiliki persentase tingkat bahaya sampai 14,51 persen. Sedangkan di bawahnya, ada Bruno Mars dengan 13,43 persen. Berikut,10 nama selebriti yang dianggap paling berbahaya di internet.

No Nama Selebriti Presentase
1 Avril Lavigne 14,51 persen
2 Bruno Mars 13,43 persen
3 Carly Rae Jepsen 13,19 persen
4 Zayn Malik 13,06 persen
5 Celine Dion 12,92 persen
6 Calvin Harris 12,48 persen
7 Justin Bieber 12,33 persen
8 Diddy 12,32 persen
9 Katy Perry 12,25 persen
10 Beyonce 12,09 persen

(asp)