Sosis Berisiko Picu Kanker Payudara, Klaim Riset di Inggris

Sosis.
Sumber :
  • Pixabay/jarmoluk

VIVA – Termasuk dalam kategori makanan olahan, sosis sudah terkenal dengan dampak buruknya pada tubuh. Kini studi terbaru menunjukkan, mengonsumsi sosis dalam jumlah sedikit saja dapat memicu kanker payudara pada wanita.

Dilansir dari laman Reader's Digest, Selasa, 30 Januari 2018, studi sebelumnya telah mengaitkan konsumsi daging olahan dengan penyakit jantung dan kanker kolorektal. Kini studi dari Institute of Health and Wellbeing dari University of Glasgow, Inggris, sosis disebut bisa memicu bahaya kanker pada wanita.

Studi yang dilakukan dr. Pell itu menganalisis data dari UK Biobank, yakni sebanyak 262,195 wanita dengan rentang usia 50-69 tahun. Sebanyak 4,819 wanita didiagnosis menderita kanker payudara.

Dr. Pell mengobservasi bagaimana perilaku konsumsi daging olahan yang dilakukan oleh para partisipan wanita tersebut. Tercatat, rata-rata mereka mengonsumsi lebih dari 9 gram daging olahan yang memicu risiko kanker payudara sebesar 21 persen.

Selanjutnya, dr. Pell mengombinasikan hasil studi itu dengan 10 studi lainnya, yang ditotal mencakup 1,6 juta wanita. Hasilnya, kaitan antara kanker payudara dan konsumsi daging olahan semakin meningkat setelah menopause.

Meski begitu, peneliti memisahkan dampak konsumsi daging olahan seperti sosis dengan daging burger. Di mana, daging olahan dalam burger dan steik, tidak memiliki dampak pada risiko kanker payudara.

"Jika masyarakat mau menurunkan kadar konsumsi daging olahannya, risiko kanker payudara bisa diturunkan," ucap peneliti. (ren)