Sibuknya Meghan Markle Siapkan 250 Makanan Segar untuk Para Tunawisma

Pangeran Harry dan Meghan Markle.
Sumber :
  • Instagram.com/kensingtonroyal

VIVA – Thanksgiving kini tengah dirayakan oleh sejumlah orang di berbagai belahan dunia. Tidak terkecuali oleh Duchess of Sussex, Meghan Markle dan sang suami, Pangeran Harry. Sebelum resmi menjadi anggota keluarga kerajaan, tahun lalu Meghan Markle merayakan Thanksgiving bersama ibunya, Doria Ragland di Los Angeles.

Meghan yang gemar memasak sempat mengabadikan foto dirinya memasak kalkun panggang untuk perayaan Thanksgiving di tahun 2016 dan membagikannya di akun Instagramnya dahulu. Resep kalkun panggangnya itu pun sempat dia unggah di blog lifestyle yang diberi nama The Tig.

Namun setelah menyandang istri dari Pangeran Harry, Meghan baru-baru ini diketahui bertemu dengan wanita dari Hubb Community Kitchen, sebuah komunitas wanita yang merupakan korban dari kebakaran Menara Grenfiell yang dibentuk pada musim panas 2017. Meghan pun bergabung dengan relawan wanita itu untuk menyiapkan lebih dari 250 makanan segar bagi para tunawisma di daerah tersebut.

Salah satu anggota Hubb Community Kitchen, Zaheera Sufyaan menjelaskan bahwa Meghan merupakan bagian dari komunitas tersebut. Dia pun menjelaskan bahwa Meghan senang bisa bertemu kembali dengan wanita di komunitas tersebut.

"Dia senang bisa kembali, Dia telah mengunjungi kami secara teratur dan pribadi. Hal itu membuat semua orang termotivasi dan menginspirasi orang untuk melakukan proyek mereka sendiri," kata dia seperti dikutip dari laman Express.

Dengan menggunakan sweater coklat dan celemek hitam di pinggang, Meghan terlihat asik membantu membuat makanan. Dia pun terlihat begitu serius mengaduk sup di dalam panci. Tidak hanya itu dia juga terlihat begitu antusias saat mengaduk salad di sebuah wadah stainlesteel besar.

Untuk diketahui, Meghan bersama dengan komunitas ini pun telah meluncurkan buku masak amal yang berjudul Together: Our Community Cookbook bulan lalu. Meghan pun diketahui membuat kata pengantar untuk buku amal ini.

Buku masak ini berisi lebih dari 50 resep makanan dari relawan wanita tersebut menampilkan hidangan dari Asia, Afrika, Eropa dan Timur Tengah. Buku ini pun telah terjual lebih dari 40 ribu eksemplar di Inggris dan menghasilkan lebih dari 210.000 Poundsterling atau setara dengan Rp3,9 miliar yang keseluruhannya digunakan untuk memperbaiki dapur komunitas itu.