Cara Jaz Melestarikan Musik Indonesia

Jaz Hayat
Sumber :
  • ist

VIVA Showbiz – Baru-baru ini penyanyi Jaz, baru saja merilis single terbarunya yang berjudul Move On Tutorial. Selain disibukkan dengan kariernya di industri musik, Jaz saat ini juga menemukan hobi baru.

Jaz Hayat gemar mengumpulkan piringan hitam. Namun yang ia koleksi bukan sekedar piringan hitam biasa. Piringan hitam seperti apa yang jadi koleksinya? Scroll selanjutnya ya.

Jazz coba mengumpulkan piringan hitam para artis lawas Indonesia, terutama yang memiliki nilai sentimentil tinggi baginya. Ia sebenarnya sudah memiliki keinginan seperti ini sejak lama.

Jaz Hayat

Photo :
  • ist

“Sebenernya sih udah lama aku pengen koleksi vinyl, karena di rumah memang ada player deck peninggalan keluarga. Jadi memang sudah terpikir cukup lama untuk memberdayakan kembali turntable tersebut,” ujar Jaz saat dihubungi baru-baru ini.

Keinginan lama tersebut baru terwujud saat ia berada di Yoyakarta. Jaz menyempatkan untuk bersantai sejenak untuk menikmati kota tersebut disela-sela jadwalnya. 

Saat itu ia menemukan beberapa kios yang menjajakan piringan hitam dan memiliki banyak rilisan musik lokal Indonesia, terutama rilisan-rilisan lawas. Mengetahui harta karun tersebut dibanderol dengan harga yang masuk akal, Jaz memberanikan diri untuk memboyong pulang beberapa rilisan yang dia anggap substantial. Salah satunya adalah karya Eyang Titiek Puspa, Kupu-Kupu Malam.

Jual piringan hitam di jalan surabaya

Photo :
  • VIVA.co.id/Mohammad Nadlir

“Pas lagi jalan di Jogja tuh, kita pas banget lihat beberapa kios piringan hitam yang numpuk banyak harta karun. Pas aku coba tanya ternyata harganya masih masuk akal. Langsung aku masuk dan sekaligus bertanya-tanya dengan mereka. Akhirnya aku pulang dengan senyum lebar dan sekantong vinyl penuh dengan rilisan lawas yang aku anggap penting. Salah satunya adalah piringan hitam Eyang Titiek Puspa yang ada lagu Kupu-kupu Malam-nya yang memang aku cari banget,” kata Jaz.