Partai Kami Lebih Advance dari Cambridge Analytica
- VIVA/Dhana Kencana
VIVA – Nama Partai Garuda, tak pernah terdengar oleh publik. Namun, ketika Komisi Pemilihan Umum menyampaikan pengumuman, nama partai ini langsung membuat publik menoleh.Â
Kehadiran partai ini, lalu dikaitkan dengan Cendana dan Partai Gerindra. Sebab, Ahmad Ridha Sabana, ketua umum Partai Garuda adalah adik kandung Ahmad Riza Patria, salah seorang politisi senior Partai Gerindra.
Kaitan dengan keluarga Cendana, adalah karena Ahmad Ridha Sabhana pernah menjadi Direktur Utama di Televisi Pendidikan Indonesia (TPI).
Berhasil menarik perhatian publik, membuat Ketum Partai Garuda begitu percaya diri partainya akan berhasil mencuri kursi di Parlemen. Sebab, ia mengakui, menguasai teknologi dan informasi (IT).
Bahkan, ia dengan yakin mengatakan, tim IT Partai Garuda lebih advance dibanding tim IT "Cambridge Analytica" yang namanya mencuat, karena menggunakan data pengguna Facebook untuk memenangkan Trump dalam Pilpres AS.
"Saya ingin mengubah Indonesia menjadi lebih baik. Dan itu hanya mungkin dilakukan melalui partai politik," ujarnya saat berbincang dengan VIVA pada pekan lalu.
Ia mengakui, menjalankan partai ini dengan banyak strategi khusus yang tak digunakan partai lain. Dengan itu, dia yakin akan berhasil meraih simpati generasi milenial dan mencuri kemenangan dalam kontestasi politik di hajatan besar yang akan segera digelar di negeri ini.
Apa saja strategi khusus yang akan dimainkan oleh Partai Garuda? Berikut, petikan lengkap wawancara VIVA dengan Ahmad Ridha Sabana, yang ditengah kesibukannya melakukan konsolidasi partai ke seluruh Indonesia, namun masih menyempatkan waktu untuk ngopi, makan siang, atau janjian di mal bersama anak dan istrinya. Selamat membaca.
Lolosnya Partai Garuda dalam verifikasi KPU mengagetkan publik. Apa saja yang sudah Anda lakukan, sehingga lolos verifikasi?
Pertama, harusnya masyarakat tidak perlu kaget, karena Partai Garuda melewati tahapan demi tahapan verifikasi sesuai dengan mekanisme yang ada. KPU adalah sebuah lembaga independent dan yang mempunyai kewenangan menetapkan siapa saja yang bisa menjadi peserta pemilu. Tentu, mereka sudah melakukan proses verifikasi dengan baik. Ada tiga tahapan verifikasi, pertama itu pendaftaran, kedua verifikasi administrasi, dan ketiga verifikasi faktual. Semua tahapan itu kita lalui dengan baik.