IMB Dihapus, Ini Pendapat Pengamat Properti

Pameran Properti Kepemilikan Rumah.
Sumber :
  • VIVA/Muhamad Solihin

VIVA – Pemerintah melalui Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala BPN, Sofyan Djalil, berencana menghapus izin mendirikan bangunan atau IMB dan analisis dampak lingkungan atau AMDAL.

img_title Wamen PKP Fahri Hamzah Soroti Tanah Jadi Biang Kerok Harga Rumah Mahal

Wacana tersebut, muncul sebagai upaya pemerintah untuk memberi kemudahan usaha dan investasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Sofyan, dengan Rencana Detail Tata Ruang ( RDTR) semua sudah jelas peruntukkan ruangnya, sehingga IMB menjadi tidak diperlukan lagi,.

img_title BNPB: Bangunan Fasilitas Pendidikan di RI Masih Sangat Rentan

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono turut mendukung wacana pencabutan syarat IMB.

Menurutnya, secara prinsip wacana tersebut dianggap akan mendorong minat investasi dan memudahkan pengembang kecil dalam membangun rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

img_title BRI Info Lelang Beri 6 Rekomendasi Rumah Murah di Jabodetabek

Namun, pengamat properti sekaligus CEO Indonesia Property Watch, Ali Tranghanda, seperti dikutip dari keterangannya, Kamis 14 November 2019, memiliki pendapatnya sendiri.

Ali setuju wacana itu untuk memberikan kemudahan berinvestasi. Namun, dalam konteks penghapusan izin mendirikan bangunan (IMB), ia lebih memilih untuk melakukan penyederhanaan izin, sehingga tidak benar-benar dihilangkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“IMB menjadi dokumen yang berisi aspek keselamatan dan keamanan bangunan. Hak konsumen bisa hilang. Apa pun nanti namanya, izin membangun tetap diperlukan. Bahwa nanti ada izin semacam initial buiding permit yang bisa dikeluarkan sebelum IMB dikeluarkan, itu yang harus dipertimbangkan untuk mempercepat proses usaha,” jelas Ali.

Bila dikatakan, lanjut Ali, sudah diatur melalui RDTR. Namun, perlu diketahui, tidak semua pemda juga yang mempunyai RDTR yang baik. “Sudah menjadi rahasia umum bahwa banyak juga peruntukkan ditetapkan tidak melalui kajian dan AMDAL, tetapi ‘diwarnai’ berdasarkan negosiasi pengusaha dengan oknum pejabat,” ujarnya.

Perang Ukraina vs Rusia.

Warisan Uni Soviet Jadi Titik Lemah Ukraina di Musim Dingin

Kota-kota di seluruh Uni Soviet, termasuk Ukraina, jadi fokus program pembangunan besar-besaran yang diluncurkan pada 1950-an untuk memproduksi rumah murah secara massal.

img_title
VIVA.co.id
26 Januari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut