Jadi Penyanyi, Farhat Abbas Cetuskan Goyang Pocong

Inul Daratista
Sumber :
  • VIVAnews/Beno Junianto
VIVAlife
- Pengacara yang terkenal dengan komentar kontroversialnya, Farhat Abbas, kembali menebar sensasi. Kali ini, ia meluncurkan single berjudul 'Sumpah Pocong Deh!' yang ia kerjakan bersama Kyai Musik Jhon Dayat.


Farhat mengaku ia memberanikan diri bernyanyi karena didorong oleh pedangdut Inul Daratista. "Hari ini saya kan didorong-dorong sama Mbak Inul jadi penyanyi juga. Selama ini artis saya yang jadi penyanyi, saya cuma tukang jogetnya," ujarnya saat ditemui saat pembuatan video klip di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa 9 April 2013.


Selain itu, Farhat juga diajarkan bergoyang oleh Inul. Ia menyatakan ingin mengabungkan goyangan nge-bor dengan goyangan pocong miliknya.


"Saya minta tolong Mbak Inul untuk ajarkan saya goyang dan joget koplo. Saya langsung diajarkan oleh Mba Inul," tuturnya.


Farhat juga mempersembahkan koreografi yang unik dalam video klipnya tersebut. Beberapa tarian asal tanah air, Farhat suguhkan dalam video klip berdurasi empat menit itu.


"Ini memang kita ingin budayakan tarian Indonesia, mudah-mudahan masyarakat Indonesia dan luar negeri ingat ada goyang pocong tidak hanya poco-poco,
gangnam style
atau
harlem shake
," tuturnya.

Bung Towel Yakin Timnas Indonesia Menang dari Uzbekistan: Asal Gak Kebobolan Duluan

Inul sendiri menyatakan mendukung Farhat untuk terjun menjadi penyanyi. Baginya, Farhat memiliki kemampuan membuat lagu yang unik dan menyentil. "Ini hal yang sangat luar biasa karena Bang Farhat terjun langsung sebagai penyanyi. Mungkin lagunya ini sangat bermakna tidak hanya untuk diri sendiri, nyindir dan tantangan juga," ucap pemilik goyang nge-bor itu. (umi)
Polda Bali Gelar Nobar Semifinal Timnas Indonesia Vs Uzbekistan di Gedung Presisi

Reorganisasi antara MIND ID dan INALUM akan mengakselerasi program hilirisasi. (ilustrasi hilirisasi)

Investasi Hilirisasi Turun Jadi Rp 75,8 Triliun di Kuartal I-2024

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia mencatat bahwa realisasi investasi di bidang hilirisasi mencapai Rp 75,8 triliun di Q1.

img_title
VIVA.co.id
29 April 2024