Jokowi Capres, Kader Gerindra Desak Ahok Jadi Cawapres Prabowo

Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Zabur Karuru

VIVAnews - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah mengumumkan nama Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, sebagai calon presiden. Kini, beredar pesan singkat (SMS) dan broadcast message melalui BBM.

Baik di SMS maupun BBM, isi pesan itu mendesak agar Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto, mengeluarkan mandat untuk Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), menjadi calon wakil presiden dari partai tersebut.

Pengirim pesan mengaku bernama Bunda Safira, dari Gerakan Pendukung Prabowo Bekasi Utara.

Dalam pesan itu pula, dia mengundang media massa untuk meliput di rumahnya di Perumahan Pondok Ungu Permai, Blok LL 33 Nomor 25, Kaliabang Tengah, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Untuk memastikan hal itu, VIVAnews mencoba menghubungi nomor handphone yang disertakan dalam pesan tersebut. Bunda Safira sendiri mengaku bernama asli, Maryani.

"Ini murni dari Gerakan Pendukung Prabowo Bekasi Utara," katanya melalui sambungan telepon, Sabtu 15 Maret 2014.

Alasan Maryani, sebentar lagi Pemilu Presiden tapi Prabowo yang digadang-gadang maju di Pilpres hingga kini belum punya pasangan. "Cepat diumumkan Ahok jadi Cawapres, biar ada pendampingnya Prabowo," katanya.

Ketika ditanya, apakah ini sebagai bentuk kaget atau kekecewaan, atas keputusan PDIP mengumumkan Jokowi sebagai capres, dan kenapa tidak menunggu hasil Pileg, telepon tiba-tiba beralih kepada seorang pria yang mengaku bernama Adi Partogi.

Bung Towel Yakin Timnas Indonesia Menang dari Uzbekistan: Asal Gak Kebobolan Duluan

"Bukan kaget, tetapi kita lihat perkembangan Ahok. Dia kan, kader Partai Gerindra," ujar pria, yang mengaku sebagai anggota Advokasi DPP Partai Gerindra.

Berdasarkan pengalamannya, ketika menjadi Bupati di Belitung Timur dan menjadi Wagub DKI, Adi menilai, Ahok adalah sosok yang pantas mendampingi Prabowo. "Pengalamannya lebih jauh, Belitung sekarang bagus," katanya. "Kita lihat sisinya Ahok, belum ada cacat".

Polda Bali Gelar Nobar Semifinal Timnas Indonesia Vs Uzbekistan di Gedung Presisi

Adi mengaku bahwa pesan-pesan yang dikirimkan Bunda Safira, merupakan bentuk keinginan kader Gerindra, yang perlu diapresiasi.

Reorganisasi antara MIND ID dan INALUM akan mengakselerasi program hilirisasi. (ilustrasi hilirisasi)

Investasi Hilirisasi Turun Jadi Rp 75,8 Triliun di Kuartal I-2024

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia mencatat bahwa realisasi investasi di bidang hilirisasi mencapai Rp 75,8 triliun di Q1.

img_title
VIVA.co.id
29 April 2024