Membangun Negeri Ini Tidak Bisa Hanya Satu Partai
- VIVA.co.id/Muhamad Solihin
Selanjutnya, Pergantian Fahri Hamzah...
Benarkah DPP PKS akan mengganti Fahri Hamzah yang kini duduk sebagai pimpinan DPR?
Saya sudah jelaskan bahwa di PKS dalam berorganisasi, kami sama dengan organisasi lain, melakukan evaluasi-evaluasi, seluruhnya kita evaluasi terkait dengan kinerja masing-masing kita, saya kira tidak terkecuali Pak Fahri masuk dalam evaluasi kita.
(Presiden PKS Sohibul Iman di ruang kerjanya)
PKS memandang kinerja pemerintahan selama ini bagaimana?
Ya saya sampaikan sebetulnya waktu satu tahun juga kan, bahkan di Mukernas juga saya sampaikan mana kinerja yang baik dan kinerja yang tidak baik. Kalau kita misalnya sekarang fokus kepada persoalan kesejahteraan rakyat saya menilai pemerintahan Jokowi ini belum mampu mensejahterakan rakyat.
Pertama indikasi dari masalah pertumbuhan ekonomi saja, posisi kita ini sangat jauh daripada yang pernah kita canangkan, dari situ kan jelas kalau pertumbuhan ekonomi sangat rendah itu tidak akan menciptakan lapangan pekerjaan krn itu menciptakan pengangguran. Nah ini kami jelas, mendesak pemerintah agar pemerintah bisa meningkatkan kinerjanya di pertumbuhan ekonomi ini.
Nah yang kedua saya beberapa kali ditanyakan oleh media kalau begini apakah perlu reshuffle atau tidak, saya termasuk yang berpendapat saat ini bukan reshuffle yang utama. Yang utama adalah bagaimana memperbaiki cara pengelolaan kabinet, cara pengelolaan pemerintah, karena saya melihat sebetulnya mereka yang berada di kabinet saat ini, sebetulnya sudah mumpuni mereka. Tinggal bagaimana mereka ini dikelola lebih baik lagi sehingga memberikan kinerja yang lebih optimal.
Contoh Pak Darmin Nasution, kurang apa beliau, saya secara pribadi dan juga mendiskusikan dengan teman-teman, beliau adalah orang yang cukup baik prestasinya sejak jaman Dirjen Pajak sampai Gubernur Bank Indonesia, banyak kebijakan beliau yang bagus sekali. Kalau sekarang beliau sudah ada di kabinet ternyata beliau tidak optimal, menurut saya ini kan ada persoalan pengelolaan ataupun koordinasi di kabinet.
Maka saran saya lebih utama memperbaiki pola koordinasi kabinet daripada membuat reshuffle. Tapi tentu ini sebagai saran dari kami. Pergantian kabinet adalah hak prerogatif presiden, silakan saja presiden, tapi pendapat kami seperti itu. Dari seperti ini kan jelas, bagi saya tidak karena datang ke istana kemudian berubah pendapat saya, seperti itu pendapat saya sejak sebelum ke istana.
Kepengurusan PKS yang baru sudah berjalan satu semester. Konsolidasinya sudah selesai?
Sebenarnya baru empat bulan, empat bulan itu satu partai , Insya Allah kalau dari sisi kepengurusan sekarang ini masanya pelantikan kelengkapan struktur di bawahnya. Kalau ketua DPW, pengurus inti DPW sudah selesai, tinggal bidang-bidang di bawahnya. Yang kedua DPD-DPD tingkat kabupaten kota, itu tinggal dibawah-bawahnya juga, kalau Ketua, Sekum, dan Bendahara intinya sudah semuanya.