Indonesia Raja Ketiga Sepeda Motor di Dunia
- Rendra Saputra/VIVA
Terkait lampu motor menyala terus, apakah sudah bisa jadi kewajiban?
Begini, kalau itu merupakan kewajiban. Untuk produsen tidak ada masalah untuk itu. Waktu peraturan itu digulirkan, memang sempat pro-kontra, karena pengendara memiliki kewajiban untuk menyalakan, semua harus on. Kami kemudian mengatur juga bagaimana caranya untuk itu.
Tetapi intinya, lebih ke kesadaran yang harus timbul dari pengendara. Nyalanya sendiri memang satu keharusan. Sebab, mata kita memang tak bisa menangkap satu perubahan dengan cepat. Dengan lampu banyak menolong, karena bisa melihat pergerakan sepeda motor di belakang atau depannya.
Bagaimana soal kesadaran lalu lintas masyarakat Indonesia?
Perlu diperhatikan, di negara-negara maju kesadaran mereka tinggi. Cuma sayangnya orang kita tidak tahu persis kewajibannya di jalan raya seperti apa. Misalnya, bukan menyalakan lampu kecil malah menyalakan lampu hazard, itu kan sangat mengganggu.
Saya kalau lewat jalan-jalan kecil, banyak melihat pengendara mengabaikan keselamatan, pakai celana pendek, tak pakai helm, kan membahayakan pengendara lain juga.
Artinya begini, secara pendidikan, edukasi pun kita harus bikin program kurikulum. Bukan pendidikan lalu lintas dan jalanan masuk saja ke mata pelajaran Bahasa Indonesia, tetapi dimasukkan satu bab soal itu.