Terkepung Industri Musik Digital

Ilustrasi mendengarkan musik.
Sumber :
  • Pixabay

Menanggapi hal tersebut, Spotify menjelaskan, kerja sama yang dibangun antara layanan musik dan label tentu membawa keuntungan bagi kedua belah pihak. Dalam kasus ini, layanan musik digital justru memberikan alternatif bagi para pengguna untuk menikmati musik legal dengan harga yang terjangkau, bahkan gratis sepenuhnya.

img_title Gitaris dan Keyboardist The Cure Perry Bamonte Meninggal Dunia

Namun setiap kali pelanggan memutar lagu dari artis manapun, royalti akan dibayarkan untuk para musisi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bam Khalik, Marketing Manager Warner Music Indonesia pun menjelaskan, akan ada laporan yang diterima pihak label dari layanan musik yang bekerjasama dengan mereka, Spotify ini misalnya.

img_title Ramai Polemik Soal Royalti di Industri Musik, Menbud Fadli Zon Buka Suara

"Spotify kasih report ke kita dimainkan berapa kali bulan ini, dari sekian ratus orang dapatnya sekian rupiah, dari situ kita bagi dengan artis. Tetap sama, royalti artis, produser, dan lain-lain. Sama, hanya medianya yang beda, sama kayak jual CD," ujar Bam saat dihubungi.

Putri Silalahi sebagai representator dari YouTube Indonesia pun menjelaskan, YouTube sendiri juga memberikan penghargaan bagi para kreator YouTube, baik itu label, artis, maupun YouTuber umum yang memiliki jumlah subscriber atau pelanggan tinggi di platformnya.

img_title Indonesia Music Summit 2025, Siap Digelar di Jakarta, Ini Misi Besar di Baliknya

Ia menjelaskan penghargaan tersebut berupa tombol putar perak yang berkilau jika akun YouTube tersebut mencapai 100 ribu pelanggan dan tombol putar emas besar dan gemerlap jika berhasil mencapai 1 juta pelanggan. Penghargaan tertingginya adalah tombol putar yang terbuat dari berlian jika memiliki 10 juta pelanggan.

Terkait pelanggaran hak cipta yang sering dipertanyakan publik, Putri menuturkan, sejak awal YouTube berdiri, platform ini sudah menggunakan teknologi Content ID yang bisa mendeteksi pelanggaran hak cipta. Konten dalam bentuk apapun itu yang diunggah ke YouTube akan ditelusuri otomatis oleh Content ID. Jika ditemukan ada channel lain yang menggunakan konten tersebut, maka YouTube memberi 3 pilihan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Apakah mau langsung di-blocked videonya, apakah mau profit sharing, misalnya dibiarkan saja pakai lagu itu tapi profit yang orang tersebut dapat, seperti dari iklan akan dibagi, atau pilihan terakhir diamkan saja," terang Putri.

Sundari Mardjuki, Senior Marcomm Manager Sony Music Indonesia, juga menyambut baik era digital dalam industri musik sekarang ini. Ia mengatakan, di Indonesia pengguna ponsel cerdas, sebagai device utama pemutaran musik digital, saat ini sudah berjumlah sekitar 79 juta orang. Dengan pengguna aktif internet sebanyak 88 juta, industri musik digital adalah lahan empuk bagi para pelaku bisnis dalam bidang ini.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut