Terkepung Industri Musik Digital
- Pixabay
Dari proses rekamannya, proses pembuatan musik digital tentu lebih mudah dibanding analog. Mulai dari studio yang lebih sederhana, bahkan bisa dilakukan di kamar pribadi musisi itu, hingga proses penyuntingan, perekaman musik digital memang tak serumit pada perekaman analog. Musik digital adalah musik dalam format yang bisa dengan mudah diakses melalui device manapun, seperti ponsel saat ini.
Namun meski musik digital menawarkan segala kemudahan dan memang jadi tren saat ini, album fisik seperti CD masih belum tergerus seutuhnya. Musik digital, menurut penyanyi Tulus, merupakan salah satu opsi yang seharusnya tidak sampai mematikan cakram digital asli dalam kemasan fisik. Musik digital tidak bisa menggantikan romantisme penggemar terhadap karya musisi favoritnya.
"Punya cakram disc jauh lebih romantis sih. Rasa memiliki musiknya itu ada," kata Tulus saat dijumpai di sebuah acara.
Begitu juga dengan Kunto Aji, penyanyi muda yang sedang naik daun di era digital ini. Meski unggul dalam penjualan musik digital, Kunto mengaku tetap menuangkan karyanya dalam bentuk CD. Baginya, secara konten memang sama, tapi CD adalah bentuk yang collectable dan menjadi bentuk penghargaan baginya dan orang-orang yang mendukungnya.
Bens Leo pun mengatakan, meski kini tak banyak orang yang membeli musik dalam bentuk CD, seorang musisi sejati harus tetap memiliki bentuk fisik karya musiknya jika ingin diakui. Dengan begitu, musisi tidak akan pernah kehilangan karyanya dan selalu diakui keberadaannya.
Perkembangan musik digital di Indonesia memang tergolong sangat cepat. Dahulu, kita mendengarkan musik lewat kaset yang kemudian beralih ke dalam bentuk CD. Ketika zaman CD mulai menjajaki era digital, RBT dan unduhan lagu berformat MP3 pun masif dilakukan. Kini, hasil unduhan lagu mulai dirasa kurang nyaman karena device harus menyiapkan ruang lebih sebagai penyimpanan datanya. Streaming atau memutar langsung secara online pun jadi pilihan. Karena itulah, layanan musik streaming seperti Spotify, Joox, Apple Music, YouTube, dan lainnya jadi lahan empuk untuk industri ini berkembang.