Frederica, Produser Muda Pencetak Film Box Office

Produser Falcon Pictures, Frederica.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Maya Sofia

Kalau edukasi secara direct saya enggak tahu bisa atau enggak. Kadang-kadang kritikus selalu bilangnya terlalu menggurui. Waktu kita nonton Sang Pencerah, saking tergugahnya nonton, masjid dekat sini kita kasih makan setiap siang. Kita sumbang sekian tahun. Kita ingin ada salah satu film kita yang bisa menggugah orang seperti itu. Betapa bahagianya. Ibaratnya kita sebagai filmmaker, selain filmnya ditonton orang, ada impact buat orang itu sendiri.

img_title Kasus Jefri Nichol Mulai Temukan Titik Terang

Falcon Pictures sudah memproduksi banyak film sejak tahun 2010. Dari sekian banyak itu, film apa yang paling menantang atau paling terkendala?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setiap film itu tingkat kesulitannya pasti ada, tapi memang berbeda-beda. Contoh Comic 8, Comic 8 itu kemarin kita keribetan karena ada action-nya, ada helikopter, ledakan. Terus Haji Backpaker itu di sembilan negara. Kita keribetan travelling, menyusun schedule, nyocokin, cari local production service yang bisa support kita, dari sisi permit dan lainnya.

img_title Digugat Wanprestasi, Pihak Jefri Nichol Bingung

Terus keterbatasan bahasa, yang setiap kali kita ngomong harus ada interpreter-nya dahulu. Kita lagi buru-buru tapi dianya enggak ngerti, itu kayaknya rasanya gregretan. Jadi banyak kondisinya. Kayak Negeri Van  Oranje, itu saya sebagai line producer sendiri di situ. Sebagai produser dan sebagai line producer. Semua dari A dan Z saya yang ngurusin.

Bagaimana pandangan Anda soal kondisi bahwa industri film Indonesia masih kekurangan aktor dan aktris baru karena saat ini masih didominasi oleh aktor atau aktris yang itu-itu saja?

img_title Digugat Rp4,2 M Terkait Kasus Wanprestasi, Jefri Nichol Angkat Bicara

Ini benar. Belum bentrok schedule-nya mereka. Satu syuting belum selesai sudah masuk syuting film lain. Atau film sudah selesai, mau promo enggak bisa karena sudah masuk film lain. Yang dirugikan siapa? Kan PH-nya. Biar bagaimana pun gagal dan suksesnya film itu kan end of the day kan PH, karena dia yang investasi, semua duitnya dari dia.

Mungkin kalau orang yang kurang bertanggung jawab ya lepas saja, ‘Gue sudah dibayar fee-nya, terserah’. Tapi kita selalu mengajak aktor-aktor atau aktris yang mau kerja sama sama kita dari awal sampai selesai. Selesai artinya bukan selesai syuting, tapi selesai promosi. Hanya ada beberapa, bisa dihitung sama jari aktor dan aktris yang profesional menurut saya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut