Frederica, Produser Muda Pencetak Film Box Office

Produser Falcon Pictures, Frederica.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Maya Sofia

Ada keinginan memunculkan aktor baru?

img_title Dilan 1990 Diangkat Jadi Series, Open Casting untuk Pemain

Ada, ingin banget. Kita enggak ada berhentinya untuk casting orang sebenarnya. Cuma memang benar, cari satu bibit mutiara tidak gampang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kendalanya?

img_title 10 Film Indonesia Baru Siap Rilis, Lockdown sampai Buya Hamka

Dengan mereka kirim video casting ke kita atau pada saat casting kemari kan belum tentu cocok sama perannya. Itu kita carinya A, tapi  ternyata karakter dia ke D. Atau mungkin juga tiba-tiba film kita berikutnya dia cocok karakternya, tapi pas schedule-nya enggak bisa. Jadi terkadang perlu chemistry juga.

Selama satu dekade terakhir, orang-orang semakin banyak berdatangan ke bioskop. Film Indonesia juga mulai bangkit. Apakah Anda melihatnya ini masih sebagai sebuah proses menuju puncak atau justru akan stagnan?

img_title Benyamin Biang Kerok 2, Menuntaskan Misi Mencari Harta Karun

Semoga dengan kita selalu menciptakan rekor baru, semoga penonton Indonesia semakin lebar, semakin besar. Sebenarnya penonton Indonesia terbagi tiga. Pertama, adalah orang yang setiap kali nonton. Semua film apa saja ditonton, mau itu film horor, esek-esek. Ini yang mungkin bisa mencapai 100.000-200.000 penonton. Terus ada juga penonton yang cuma nontonnya setahun, itu dia pilih tiga atau empat film. Itu mungkin yang bisa tembus satu jutaan. Ada yang ketiga, mungkin dia nonton dua atau tiga tahun sekali. Nah Warkop dapat tiga-tiganya.

Dari awal memang menyasar yang tiga ini?

Ternyata pasarnya besar. Tapi tinggal filmmaker-nya expand seberapa besar. Contoh, kayak produk sampo mengeluarkan varian baru. Dia pasti akan marketingin produknya semasif mungkin, bilboard dimana-mana.

Sama, film juga begitu. Harus dijadikan sebuah produk.Bukannya film sudah selesai, tayang di bioskop, nanti pas filmnya enggak laku, salahin bioskopnya karena diturunin. Loh kan supply dan demand sebenarnya. Kalau misalnya enggak ada penonton, filmnya mau diputar terus? Secara businesswise, bioskop juga ada operational cost. Mana mungkin dia mau. Logikanya ke sana. Itu yang selama ini kami lihat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagaimana hubungan antara rumah produksi dan bioskop selama ini?

Hubungan kami baik sekali dan mereka men-support setiap filmnya kita. Mungkin karena kami juga lagi box office.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut